Harga BBM diesel yang terus meroket belum membuat Ford meninggalkan dua model andalannya di Indonesia. PT RMA Indonesia tetap konsisten menjual Ford Ranger dan Ford Everest, meski Pertamina Dex di SPBU Pertamina sudah menyentuh Rp27.900 lebih per liter dan di SPBU swasta melampaui Rp30 ribu per liter.
Country Manager RMA Group Indonesia, Toto Suharto, menegaskan fokus perusahaan masih berada pada dua model tersebut. Ia juga menyebut Ford Mustang sudah mulai dipasarkan di Indonesia, tetapi perhatian utama tetap tertuju pada Everest dan Ranger.
Pasar diesel belum langsung turun
Menurut Toto, kenaikan harga BBM diesel tidak otomatis menggerus minat konsumen terhadap mobil bermesin diesel. Ia melihat kebutuhan kendaraan double cabin masih kuat, terutama di sektor pertambangan, perkebunan, dan operasional lapangan.
Kondisi itu membuat Ford belum melihat alasan untuk mengubah arah penjualan secara drastis. Di tengah tekanan harga bahan bakar, kendaraan diesel masih punya pasar yang jelas karena fungsinya dianggap penting untuk pekerjaan berat.
Ranger dan Everest tetap jadi tumpuan
Ford Ranger hadir dengan mesin diesel 2.0L EcoBlue dalam pilihan Single Turbo dan Bi-Turbo. Tenaganya berada di rentang 170-210 PS dengan torsi 405-500 Nm.
Model ini juga menawarkan transmisi otomatis 10-percepatan atau manual 6-percepatan, serta penggerak 4×4. Varian yang tersedia mencakup XL, XLT, Wildtrak, hingga Raptor.
Ford Everest memakai mesin diesel 2.0L Single atau Bi-Turbo. Outputnya sama-sama berada di rentang 170-210 PS dengan torsi 405-500 Nm.
Kombinasi dua model itu memperlihatkan strategi Ford di pasar Indonesia masih bertumpu pada kendaraan diesel. Di saat yang sama, karakter produk tersebut memang masih relevan untuk konsumen yang membutuhkan tenaga besar dan kemampuan jelajah yang kuat.
Elektrifikasi mulai dipelajari
Meski belum mengubah fokus utama, RMA Indonesia tidak menutup kemungkinan menghadirkan kendaraan yang mengikuti tren elektrifikasi global. Toto mengatakan perusahaan terus mempelajari perkembangan pasar dan juga melihat pertumbuhan infrastruktur jaringan kendaraan listrik di Indonesia.
Pernyataan itu menunjukkan Ford masih membaca peluang jangka panjang, tanpa meninggalkan segmen yang sudah terbentuk saat ini. Untuk sekarang, Ranger dan Everest tetap menjadi produk utama yang dijaga di tengah perubahan tren otomotif dan kenaikan harga BBM diesel.
Source: www.cnnindonesia.com






