Kanada sedang menimbang cara membagi kuota impor mobil listrik murah dari China agar satu merek tidak menguasai pasar. Langkah ini muncul saat pemerintah menyusun aturan baru yang berpotensi memberi akses lebih luas kepada Tesla dan BYD, sekaligus membatasi dominasi pemain tertentu.
Di bawah skema yang dibahas, Kanada membuka ruang untuk 49.000 EV buatan China dengan tarif lebih rendah. Angka itu setara kurang dari 3% dari total pasar otomotif Kanada, sehingga pemerintah ingin pembagiannya dibuat hati-hati.
Tarif rendah, akses baru
Pada Januari, Kanada mencapai kesepakatan untuk mengizinkan hingga 49.000 EV buatan China masuk setiap tahun. Kendaraan yang masuk kuota ini akan dikenai tarif most-favored-nation sebesar 6,1%, jauh lebih ringan dibanding tarif hukuman sebelumnya yang mencapai 106,1%.
Skema ini menjadi peluang penting bagi produsen China seperti BYD dan Chery untuk menjual mobil ke konsumen Kanada untuk pertama kalinya. Di saat yang sama, aturan tersebut juga membuka jalan bagi produsen global seperti Tesla dan Polestar untuk mengekspor kendaraan dari pabrik mereka di China ke Kanada.
Risiko dominasi satu pemain
Meski kuota sudah disepakati, pemerintah Kanada masih membahas apakah perlu ada batas impor khusus untuk tiap pabrikan. Menurut Bloomberg, para pejabat senior sedang mempertimbangkan alokasi internal agar tidak ada satu perusahaan yang mendominasi pasar.
Pertimbangan itu dinilai penting karena kuota 49.000 unit hanya mencakup porsi kecil dari pasar mobil Kanada. Tahun lalu, total mobil penumpang dan truk baru yang terjual di negara itu jauh lebih besar dari angka kuota tersebut.
Kuota sudah berlaku, tapi belum terserap
Sistem kuota tarif rendah resmi berlaku pada Maret. Pemerintah kemudian menerbitkan batch awal 24.500 izin impor yang dibagikan dengan sistem siapa cepat dia dapat hingga akhir Agustus.
Menariknya, hingga pekan ini belum ada bagian kuota yang digunakan, menurut Bloomberg. Kondisi ini memberi ruang bagi pemerintah untuk menata ulang mekanisme sebelum volume impor benar-benar bergerak besar.
Tesla dan BYD jadi sorotan
Tesla baru-baru ini mulai mempromosikan sedan Model 3 di Kanada dengan harga C$42.132, atau $30.900, termasuk biaya pengiriman. Harga itu turun tajam dari daftar sebelumnya, dan mobil tersebut diyakini berasal dari pabrik Tesla di Shanghai.
Tesla belum memberi komentar soal asal produksi mobil itu. Namun, langkah tersebut menegaskan bagaimana kuota tarif rendah bisa langsung dimanfaatkan oleh merek yang punya basis produksi di China.
BYD juga disebut aktif mencari cara untuk memanfaatkan jendela penurunan tarif ini agar ekspansinya di Amerika Utara makin kuat. Di sisi lain, pemerintah Kanada berharap skema ini mendorong perusahaan China membentuk usaha patungan dengan mitra Kanada yang dipercaya.
Arah kebijakan berikutnya
Menurut pejabat Kanada yang mengetahui diskusi internal, sistem kuota ini pada akhirnya bisa berubah menjadi skema yang memberi akses lebih baik bagi produsen yang membangun operasi bisnis besar di Kanada. Arah itu juga selaras dengan harapan pemerintah agar investasi tidak berhenti pada impor, tetapi berkembang ke perakitan kendaraan.
Dengan begitu, kuota 49.000 unit tidak hanya menjadi pintu masuk mobil listrik China ke pasar Kanada. Skema itu juga bisa menjadi alat untuk mengatur persaingan, menarik kemitraan lokal, dan mencegah satu merek mengambil porsi terlalu besar dalam fase awal pasar baru ini.
Source: cnevpost.com





