CATL memperluas langkah globalnya lewat kerja sama dengan Togg, merek otomotif asal Turki, untuk Bedrock Chassis. Kesepakatan ini menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya teknologi sasis cerdas terintegrasi dari perusahaan China akan dipasok langsung ke pasar mobil penumpang luar negeri.
Lewat kemitraan itu, CATL dan Togg akan mengembangkan tiga model berbasis platform B-segment baru milik Togg. Model pertama ditargetkan masuk produksi massal pada 2027, menandai awal penggunaan Bedrock Chassis di lini kendaraan Togg.
CATL menyebut ini sebagai proyek pengembangan bersama pertama dari industri otomotif China yang secara langsung memasok perangkat keras sasis cerdas terintegrasi ke pasar kendaraan penumpang luar negeri. Langkah tersebut juga menunjukkan bahwa Bedrock Chassis mulai masuk ke rantai pasok global, bukan lagi hanya menjadi teknologi domestik.
Fokus kerja sama di tiga model
Anak usaha CATL, Contemporary Amperex Intelligence Technology (Shanghai) Limited atau CAIT-SH, akan menangani pengembangan bersama dengan Togg. Dalam kemitraan ini, Togg akan memimpin penentuan kebutuhan produk kendaraan, sementara CATL membawa teknologi sasis dan pengembangan intinya.
Togg merupakan merek EV domestik terlaris di Turki. Bagi perusahaan itu, penggunaan Bedrock Chassis memberi jalan untuk membangun beberapa model di atas satu arsitektur yang sama, tanpa harus memulai dari nol untuk tiap kendaraan.
CATL menilai pendekatan ini dapat membantu Togg menghemat sumber daya riset dan pengembangan secara signifikan. Dengan beban pengembangan sasis yang lebih kompleks dialihkan ke CATL, Togg dapat lebih fokus pada pengalaman fungsi digital di dalam kendaraan.
Apa yang membuat Bedrock Chassis penting
CATL memperkenalkan Bedrock Chassis pada Desember 2024 dan menyebutnya sebagai skateboard chassis ultra-aman pertama di dunia. Konsep skateboard chassis sendiri sebelumnya diperkenalkan General Motors pada 2002 dan memungkinkan pengembangan bodi atas serta bodi bawah dilakukan secara terpisah dan paralel.
Di pusat sistem ini terdapat baterai, dengan sel baterai yang ditanam langsung ke dalam sasis kendaraan. Struktur itu menciptakan desain fisik yang lebih menyatu dan mendukung pendekatan modular pada pengembangan mobil modern.
CATL sebelumnya menyampaikan bahwa sistem sasis ini mampu menyerap hingga 85% energi benturan berat. Angka itu lebih tinggi dibandingkan sekitar 60% pada sasis tradisional.
Bedrock Chassis juga memakai struktur underframe tiga dimensi berbentuk bionik seperti tempurung kura-kura. Dalam pengujian yang disebut CATL sebelumnya, sistem ini mampu menahan uji tabrak frontal center pole pada kecepatan 120 kilometer per jam tanpa terbakar atau meledak.
Dampak untuk ekspansi CATL
Kesepakatan dengan Togg mempertegas dorongan CATL untuk memperluas jejaknya di luar China. Perusahaan itu menyebut tengah memperluas kemitraan di berbagai negara dan kawasan, termasuk Eropa dan Asia Tenggara, untuk mendukung transisi global menuju mobilitas rendah karbon.
Bagi CATL, kerja sama ini juga memperlihatkan pergeseran dari peran sebagai pemasok baterai menjadi penyedia arsitektur kendaraan yang lebih terintegrasi. Dengan tiga model yang akan lahir dari platform baru Togg, Bedrock Chassis kini mendapat panggung internasional yang lebih jelas.
