Wuling Binguo Tiba-Tiba Terbakar Saat Parkir, Diduga Thermal Runaway di Baterai

Mobil listrik Wuling Binguo dilaporkan tiba-tiba terbakar saat parkir di area pemukiman di Xuancheng, Provinsi Anhui, pada periode libur Hari Buruh di China. Hingga kini belum ada penjelasan resmi dari Wuling, sementara penyebab kebakaran disebut-sebut mengarah pada thermal runaway.

Insiden ini menjadi sorotan karena mobil disebut dalam kondisi diam, terkunci, dan tidak sedang mengisi daya saat asap mulai muncul. Dari keterangan pemilik yang dikutip media China, kendaraan sudah tidak digunakan sekitar tiga jam sebelum asap terlihat keluar dari area roda depan kiri dan kompartemen depan.

Kronologi awal kebakaran

Pemilik menyatakan mobil diparkir sejak pukul 08.00 pagi dan dalam keadaan terkunci. Sekitar pukul 11.20, asap terlihat muncul dari bagian depan mobil tanpa tanda-tanda mobil sedang digunakan.

Saksi mata yang melihat kepulan asap langsung menghubungi layanan darurat. Tidak lama kemudian, petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan berhasil memadamkan api.

Meski api padam, foto-foto yang beredar di media sosial China menunjukkan kerusakan berat pada kendaraan. Bagian kabin dan struktur depan tampak hampir habis terbakar, menandakan api sempat menyebar cukup cepat.

Dugaan penyebab dan kondisi mobil

menyebut pemilik mengaku mobil tidak mengalami modifikasi. Pemilik juga mengatakan kendaraan tidak baru saja terlibat kecelakaan sebelum insiden kebakaran terjadi.

Dalam keterangan yang sama, pemilik menyebut uang tunai, dokumen, dan barang pribadi di dalam mobil ikut hangus. Hingga saat ini, belum ada kesimpulan resmi dari hasil investigasi, sehingga dugaan penyebab masih terbuka.

Spekulasi yang muncul mengarah pada kemungkinan thermal runaway pada baterai atau kegagalan sistem kelistrikan. Dugaan itu menguat karena suhu udara disebut tinggi selama periode libur Hari Buruh.

**Apa itu thermal runaway**

Thermal runaway adalah kondisi ketika kenaikan suhu memicu pelepasan energi tambahan sehingga suhu naik lagi tanpa kendali. Pada baterai mobil listrik, kondisi ini bisa terjadi ketika satu sel baterai bermasalah lalu menyebar ke sel lain dan memicu reaksi berantai.

Dalam situasi seperti itu, panas ekstrem dan asap hitam bisa muncul dengan cepat. Kondisi tersebut juga dapat menghancurkan benda-benda di sekitar titik awal kebakaran.

**Bukan kasus pertama yang melibatkan Wuling**

Kasus Wuling terbakar ini bukan yang pertama disorot publik. Di Indonesia, Wuling Air EV sempat tiba-tiba terbakar di Jalan Soekarno Hatta arah Moh Toha, Bandung, Jawa Barat, pada Juli 2025.

Saat kejadian itu, api memang berhasil dipadamkan oleh petugas, tetapi mobil terlanjur ludes terbakar. Peristiwa lain yang juga melibatkan mobil listrik diduga merek Wuling terjadi saat proses pengisian daya pada Desember 2025.

Dalam kejadian tersebut, ledakan disebut menyambar thinner dan memicu api yang membesar hingga melahap rumah. Peristiwa itu tidak hanya menghanguskan rumah dan mobil, tetapi juga menewaskan lima orang.

Kasus terbaru di Xuancheng kini menambah perhatian terhadap keamanan kendaraan listrik ketika mengalami gangguan teknis saat parkir. Hingga ada hasil investigasi resmi, penyebab pasti kebakaran Wuling Binguo tersebut masih menjadi tanda tanya.

Source: www.cnnindonesia.com
Exit mobile version