Marc Marquez gagal merebut start pertama pada kualifikasi MotoGP Prancis 2026. Pebalap Ducati itu sempat memimpin di fase akhir Q2, tetapi akhirnya harus puas memulai balapan dari posisi kedua setelah Francesco Bagnaia merebut pole di detik-detik penentuan.
Hasil ini langsung menarik perhatian karena Marc sempat menunjukkan kebangkitan dramatis setelah tercecer di tengah sesi. Di sisi lain, Bagnaia tampil lebih efektif saat momen paling krusial dan menutup kualifikasi dengan hasil terbaik.
Kualifikasi yang berlangsung Sabtu (9/5) itu berjalan ketat sejak awal Q2. Sejumlah pebalap langsung menekan sejak putaran pertama untuk mengamankan catatan waktu secepat mungkin.
Pada fase awal, Fabio Diggia sempat memimpin jalannya sesi. Ia mencatat waktu tercepat di putaran pertama dan berada di depan Pedro Acosta serta Marc Marquez.
Peta persaingan lalu berubah saat memasuki putaran kedua. Marco Bezzecchi dari Aprilia mengambil alih posisi pertama, sementara Marc justru melorot cukup jauh ke urutan keenam.
Perubahan itu menunjukkan betapa ketatnya pertarungan di barisan depan. Selisih kecil membuat posisi para pebalap mudah bergeser hanya dalam satu putaran cepat.
Setelah dua putaran awal selesai, seluruh pebalap kembali ke garasi. Ada yang mengambil jeda singkat, ada pula yang melakukan perubahan pada ban atau motornya untuk serangan terakhir.
Sekitar dua menit kemudian, para pebalap mulai kembali ke lintasan. Mereka langsung memburu satu lap terbaik untuk memperbaiki posisi sebelum sesi benar-benar habis.
Momen paling mencolok datang di putaran ketiga. Marc Marquez melesat dari posisi keenam ke peringkat pertama dengan catatan waktu 1 menit 29,646 detik.
Lonjakan itu sempat membuat peluang pole Marc terlihat terbuka lebar. Setelah tampil tidak dominan di dua putaran awal, ia justru menemukan kecepatan terbaiknya saat tekanan memuncak.
Namun drama belum selesai. Ketika sesi menyisakan dua menit lagi, Alex Marquez mengalami crash dan gagal memperbaiki catatan waktunya.
Insiden itu membuat Alex tertahan di posisi ke-10. Kejadian tersebut sekaligus menutup peluangnya untuk ikut bersaing di barisan depan pada start balapan.
Di saat banyak pihak mengira waktu Marc akan bertahan hingga akhir, Bagnaia justru datang dengan kejutan. Pebalap Italia itu sukses menyalip catatan waktu Marc pada detik-detik terakhir dan mengunci pole position.
Bagnaia pun memastikan dirinya memulai balapan dari posisi terdepan. Marc harus menerima hasil start kedua, hasil yang tetap penting tetapi terasa kurang maksimal setelah sempat berada di puncak.
Hasil ini juga memperlihatkan kekuatan Ducati di sesi kualifikasi. Dua pebalapnya menguasai dua posisi teratas, dengan Bagnaia di depan dan Marc tepat di belakang.
Di belakang keduanya, Marco Bezzecchi mengamankan posisi ketiga. Fabio Diggia dan Pedro Acosta melengkapi lima besar setelah sama-sama sempat menunjukkan kecepatan kompetitif sepanjang sesi.
Fabio Quartararo menempati urutan keenam. Joan Mir berada di posisi ketujuh, disusul Jorge Martin di tempat kedelapan.
Ai Ogura mengakhiri kualifikasi di posisi kesembilan. Alex Marquez yang sempat terjatuh harus puas di urutan ke-10.
Johann Zarco berada di posisi ke-11. Sementara Alex Rins menutup daftar hasil Q2 dengan menempati urutan ke-12.
Hasil Kualifikasi MotoGP Prancis 2026
- Francesco Bagnaia
- Marc Marquez
- Marco Bezzecchi
- Fabio Diggia
- Pedro Acosta
- Fabio Quartararo
- Joan Mir
- Jorge Martin
- Ai Ogura
- Alex Marquez
- Johann Zarco
- Alex Rins
Bagi Marc Marquez, hasil ini tetap memberi modal kuat untuk balapan utama karena ia akan start dari baris depan. Namun jalannya kualifikasi menunjukkan bahwa pole position lepas bukan karena ia tak sempat memimpin, melainkan karena Bagnaia tampil lebih tajam tepat pada momen terakhir.
Source: oto.detik.com






