Xpeng Buka Serangan Besar, Tiga SUV Baru Siap Hadir Dengan Dua Opsi Tenaga

Xpeng sedang menyiapkan serangan produk besar dengan tiga SUV baru yang masuk ke jalur regulasi di China. Langkah ini menegaskan dorongan perusahaan untuk memperluas jajaran model sekaligus memperkuat strategi dua jalur tenaga, yaitu BEV dan EREV.

Di saat pasar SUV listrik China makin padat, Xpeng memilih pendekatan yang lebih fleksibel. Perusahaan itu ingin menjangkau pembeli yang masih khawatir soal jarak tempuh, sambil tetap mempertahankan basis kendaraan listrik murni.

Tiga model baru masuk filing

Xpeng telah mengajukan G9L, L05, dan L03 ke regulator China. Ketiganya mencakup varian battery electric vehicle dan extended-range electric vehicle, sehingga memperlihatkan bahwa strategi dual-powertrain tetap menjadi arah utama perusahaan.

Dari ketiga model itu, G9L tampil sebagai SUV besar. Data dari katalog regulasi MIIT menunjukkan mobil ini memiliki panjang 5.120 mm, lebar 1.999 mm, tinggi 1.782 hingga 1.795 mm, serta wheelbase 3.100 mm.

G9L hadir dengan dua opsi listrik

Pada versi BEV, G9L menawarkan konfigurasi motor tunggal dan ganda. Versi dual-motor memakai motor depan 160 kW dan motor belakang 270 kW, sedangkan versi single-motor memakai satu motor 270 kW.

G9L BEV juga akan memakai baterai ternary lithium atau baterai lithium iron phosphate dari CALB. Untuk versi EREV, Xpeng menempatkan mesin 1.5 liter dari Harbin Dongan Auto Engine sebagai generator dengan daya maksimum 110 kW.

L05 masuk keluarga Mona

L05 diposisikan sebagai SUV ukuran menengah dan diperkirakan menjadi model baru di lini Mona. Ukurannya tercatat 4.870 mm x 1.930 mm x 1.636 mm dengan wheelbase 2.940 mm.

Versi BEV L05 dibekali motor penggerak dengan daya puncak 183 kW dan baterai LFP buatan CALB. Sementara itu, versi EREV memakai mesin 1.5 liter dari Seres subsidiary Chongqing Xiaokang Power dengan output 70 kW, dipasangkan dengan baterai dari Eve Energy.

L03 juga dapat versi EREV

Xpeng juga mengajukan versi EREV dari SUV kompak L03. Model ini memiliki panjang 4.650 mm dan wheelbase 2.850 mm, menjadikannya lebih kecil dibanding L05.

Versi EREV L03 mengadopsi powertrain yang sama dengan L05 EREV, termasuk mesin dari Chongqing Xiaokang Power dan baterai dari Eve Energy. Sebelumnya, versi BEV L03 sudah lebih dulu masuk katalog filing MIIT, dengan motor penggerak dari Luxshare yang mampu menghasilkan daya puncak 183 kW.

Strategi untuk mengejar volume penjualan

Xpeng semakin agresif mengadopsi teknologi extended-range untuk meredakan kekhawatiran konsumen soal jarak tempuh. Pendekatan ini sudah terbukti sukses pada beberapa rival domestik, termasuk Li Auto.

Perusahaan juga berharap L03 dan L05 bisa mengulang pencapaian Mona M03. Sedan itu dibanderol mulai 119.800 yuan dan telah mengirimkan lebih dari 175.000 unit sepanjang 2025, atau hampir 41% dari total pengiriman Xpeng pada periode yang sama.

Posisi merek dan rencana model berikutnya

Saat ini, SUV flagship Xpeng adalah G9, yang hanya tersedia sebagai BEV. Perusahaan juga bersiap meluncurkan flagship SUV baru, GX, yang pre-order-nya sudah dimulai bulan lalu.

Dengan model-model SUV baru yang diperkirakan meluncur secara resmi nanti tahun ini, Xpeng tampak ingin memperkuat posisinya di pasar mass market yang sangat kompetitif. Filing G9L, L05, dan L03 menunjukkan bahwa perusahaan tidak hanya menambah jumlah model, tetapi juga memperlebar pilihan teknologi untuk pembeli di segmen berbeda.

Source: cnevpost.com
Exit mobile version