BYD kembali menarik perhatian pasar mobil listrik China lewat peluncuran Atto 1 terbaru atau BYD Seagull. Model ini tidak hanya datang dengan penyegaran desain, tetapi juga membawa fitur “Mata Tuhan” yang menjadi sorotan utama karena memakai sistem DiPilot 300 dengan dukungan Lidar opsional.
Kehadiran teknologi itu membuat Atto 1 terbaru naik kelas di segmen mobil listrik kompak. BYD juga menyiapkan empat varian utama, dengan harga awal 69.900 yuan hingga 85.900 yuan, atau sekitar Rp 170 jutaan sampai Rp 219 jutaan dengan kurs Rp 2.560 per yuan.
Fitur “Mata Tuhan” jadi pembeda utama
Teknologi DiPilot 300 menjadi nilai jual paling menonjol pada model ini. Sistem tersebut memakai Lidar sebagai perangkat opsional untuk membantu pemantauan kendaraan dan memperkuat kemampuan berkendara cerdas.
Bagi konsumen yang menginginkan paket lebih canggih, BYD menyediakan varian dengan Lidar di rentang harga lebih tinggi. Opsi ini dibanderol 90.900 yuan hingga 97.900 yuan, setara sekitar Rp 230 juta sampai Rp 250 jutaan menurut laporan Car News China.
Pembaruan desain luar dan dimensi
Secara tampilan, BYD memberi Atto 1 warna eksterior baru Mango Orange dan Mint Green. Mobil ini juga memakai velg 16 inci serta lampu belakang LED dengan logo terbaru perusahaan.
Dimensi mobil ikut mengalami penyesuaian pada model 2026 ini. Panjangnya tercatat 3.780 mm, lebar 1.715 mm, dan tinggi 1.540 mm, sementara jarak sumbu roda tetap 2.500 mm.
Kabin lebih modern dan fungsional
Masuk ke dalam kabin, BYD menghadirkan tema warna baru bernama Oatmeal Rice. Sistem hiburan dan kendali kini mengandalkan DiLink 150 yang dipasangkan dengan layar tengah HD 12,8 inci.
Layar utama itu sudah mendukung kontrol 3D dan navigasi yang lebih interaktif. BYD juga menambah wireless charging 50W, pemanas kursi depan, dan pengaturan kursi pengemudi enam arah.
Fokus pada keselamatan dan kenyamanan harian
Peningkatan lain hadir lewat fitur keselamatan yang lebih lengkap. Atto 1 terbaru dibekali driver monitoring system, automatic emergency braking, dan 5-way driving recorder untuk merekam kondisi perjalanan.
Paket ini membuat mobil lebih relevan untuk pemakaian perkotaan yang menuntut efisiensi dan kemudahan. Di saat yang sama, fitur bantu berkendara dan pemantauan kabin menunjukkan arah pengembangan BYD yang makin serius pada aspek keamanan.
Performa tetap ringkas untuk mobilitas kota
Di balik kap, Atto 1 masih mengandalkan satu motor listrik tunggal dengan tenaga 74 daya kuda. Torsi puncaknya mencapai 135 Nm, cukup untuk kebutuhan mobilitas harian di dalam kota.
BYD juga menyiapkan dua pilihan baterai untuk model ini. Opsi 30,08 kWh menawarkan jarak tempuh 305 km, sedangkan baterai 38,88 kWh diklaim mampu menempuh hingga 405 km.
Strategi BYD mengejar kembali penjualan
Pembaruan pada Atto 1 juga dibaca sebagai langkah BYD untuk mengangkat kembali penjualan Seagull. Model ini sempat mencatat puncak 34.005 unit pada April 2025, tetapi dalam dua bulan terakhir angkanya sulit menembus 15.000 unit.
Dengan kombinasi harga kompetitif, fitur “Mata Tuhan”, dan pembaruan kabin, Atto 1 terbaru diposisikan sebagai andalan baru BYD di pasar mobil listrik kompak China. Model ini kini tampil lebih lengkap untuk menarik pembeli yang mencari teknologi, efisiensi, dan paket fitur yang lebih modern dalam satu kendaraan.







