FCA US, anak usaha Stellantis, menarik 61.711 Jeep Cherokee di Amerika Serikat setelah menemukan cacat pada power transfer unit yang bisa meningkatkan risiko kecelakaan atau cedera. National Highway Traffic Safety Administration menyebut masalah ini dapat membuat kendaraan kehilangan tenaga penggerak atau bahkan menggelinding tanpa diduga.
Penarikan ini menyangkut sebagian Jeep Cherokee model 2019 sampai 2023. Dalam kondisi terburuk, kegagalan power transfer unit bisa membuat pengemudi tidak lagi bisa mengandalkan tenaga dorong kendaraan, sementara mobil yang bergerak sendiri saat parkir juga menambah risiko tabrakan.
Risiko keselamatan masih ditangani
Sampai saat ini, solusi perbaikan belum diputuskan. FCA akan mengirim surat pemberitahuan pertama kepada pemilik pada 25 Juni 2026 untuk menjelaskan adanya risiko keselamatan sambil proses perbaikan masih berjalan.
Setelah solusinya siap, surat kedua akan dikirimkan kepada pemilik kendaraan yang terdampak. Pemilik juga bisa menghubungi layanan pelanggan FCA di 1-800-853-1403 untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Pemeriksaan VIN disiapkan lebih awal
NHTSA mengatakan pencarian nomor identifikasi kendaraan yang terdampak akan tersedia di NHTSA.gov mulai 14 Mei 2026. Langkah ini memberi kesempatan bagi pemilik untuk mengecek apakah unit mereka termasuk dalam daftar penarikan sebelum surat resmi dikirim.
Penarikan ini menambah daftar aktivitas recall besar di industri otomotif. Stellantis disebut telah menarik lebih dari 1,4 juta kendaraan dalam sembilan bulan pertama 2025, dengan Jeep Wrangler dan Chrysler Pacifica menyumbang porsi besar dari total tersebut.
Nomor referensi penarikan ini adalah 40D. Bagi pemilik Jeep Cherokee yang masuk cakupan, pengecekan status kendaraan dan pembaruan dari FCA menjadi penting karena masalah ini berkaitan langsung dengan potensi hilangnya tenaga dan pergerakan kendaraan yang tidak terduga.
