Suzuki Access 125 Datang Membawa Ancaman, Skutik Retro 57,3 Km per Liter di Harga Rp25,5 Juta

Suzuki resmi meluncurkan Access 125 di pasar Indonesia dengan membawa kombinasi yang sedang dicari banyak pembeli skutik: desain retro, fitur praktis, dan konsumsi bahan bakar yang irit. Model ini langsung masuk radar karena bermain di segmen 125 cc yang ramai, tetapi menawarkan pendekatan gaya yang berbeda.

Daya tarik utamanya ada pada efisiensi. Berdasarkan uji internal, Suzuki Access 125 mencatat konsumsi bahan bakar 57,3 km/l, angka yang menempatkannya sebagai salah satu skutik paling hemat di kelasnya.

Di tengah persaingan skutik perkotaan, Access 125 juga datang dengan harga yang tetap kompetitif. Per Mei 2026, motor ini dipasarkan Rp25,5 juta OTR Jabodetabek, sehingga masih berada di rentang harga para pesaing utama di kelas 125 cc.

Posisi harga itu membuat Access 125 berhadapan langsung dengan nama-nama yang sudah kuat di pasar, seperti Honda Scoopy dan Honda Vario 125. Keduanya disebut berada di kisaran Rp24–26 juta, sehingga persaingan akan ditentukan oleh karakter produk dan kebutuhan konsumen.

Fokus pada irit dan praktis

Suzuki membekali skutik ini dengan mesin SOHC 124 cc yang memakai teknologi Suzuki Eco Performance atau SEP. Mesin tersebut menghasilkan tenaga 8,3 hp dan torsi puncak 10,2 Nm untuk kebutuhan mobilitas harian di area perkotaan.

Karakter mesin ini diarahkan bukan hanya untuk responsivitas, tetapi juga efisiensi. Kombinasi mesin tersebut dengan bobot yang hanya 106 kg membuat Access 125 terasa ringan, lincah, dan lebih mudah dikendalikan saat melintasi jalan padat.

Bobot ringan menjadi poin penting untuk pengguna harian. Faktor ini biasanya berpengaruh pada kemudahan manuver, terutama saat menghadapi kemacetan, putar balik di ruang sempit, atau parkir di area padat.

Selain urusan mesin, kepraktisan juga menjadi nilai jual utama skutik ini. Suzuki menyematkan bagasi berkapasitas 24,4 liter yang cukup luas untuk membawa barang bawaan sehari-hari.

Ada pula soket USB 2A yang mendukung pengisian daya gawai saat berkendara. Fitur ini menjadi kebutuhan yang semakin relevan bagi pengguna yang mengandalkan ponsel untuk navigasi atau komunikasi sepanjang perjalanan.

Panel instrumen menggabungkan tampilan analog dan digital. Format ini memberi informasi berkendara dengan tampilan yang tetap mudah dibaca sekaligus mempertahankan nuansa klasik pada desain motor.

Suzuki juga menyebut suspensi yang presisi untuk menjaga kenyamanan saat melewati jalan bergelombang. Di sisi lain, sistem kunci multifungsi disiapkan agar pengendara lebih mudah membuka jok dan tangki bensin lewat satu mekanisme.

Desain retro jadi pembeda

Jika efisiensi menjadi daya tarik rasionalnya, desain menjadi senjata emosional Access 125. Suzuki mengusung tampilan retro elegan dengan bentuk bodi membulat dan sentuhan aksen krom di beberapa bagian.

Kesan premium diperkuat oleh lampu depan LED berbentuk huruf U. Elemen ini bukan hanya menjadi identitas visual, tetapi juga berfungsi meningkatkan pencahayaan saat berkendara pada malam hari.

Pilihan warna yang disiapkan juga menegaskan positioning motor ini sebagai skutik yang ingin tampil beda di jalan. Suzuki menghadirkan Solid Ice Green, Pearl Grace White, dan Metallic Matte Black.

Warna-warna tersebut menyasar konsumen muda hingga dewasa yang mengutamakan gaya tanpa meninggalkan fungsi. Di segmen skutik retro, pendekatan desain seperti ini penting karena pembelian sering dipengaruhi tampilan selain spesifikasi.

Skema harga dan catatan yang perlu diperhatikan

Bagi konsumen yang mempertimbangkan pembelian kredit, Suzuki Access 125 disebut tersedia dengan DP mulai Rp6,38 juta. Cicilannya berada di kisaran Rp581 ribu per bulan.

Meski membawa banyak nilai jual, motor ini tetap memiliki beberapa catatan. Lampu sein masih memakai bohlam halogen, sehingga belum mengusung sistem pencahayaan full LED.

Ukuran ban belakang 10 inci juga dinilai kurang stabil dibandingkan sebagian rival yang sudah menggunakan ukuran lebih besar. Ini bisa menjadi perhatian bagi pembeli yang mengutamakan rasa mantap saat berkendara.

Selain itu, Access 125 belum menyediakan fitur konektivitas aplikasi. Di saat sejumlah pesaing mulai menawarkan integrasi digital, absennya fitur ini bisa menjadi kekurangan bagi pengguna yang mencari pengalaman berkendara lebih modern.

Namun secara keseluruhan, Suzuki Access 125 masuk dengan paket yang jelas arahnya. Skutik ini menonjolkan konsumsi BBM yang hemat, bobot ringan, desain retro premium, serta fitur-fitur praktis yang relevan untuk mobilitas harian di perkotaan.

Terkait