Audi Q9 Baru Begitu Mewah, Pintu Pun Bisa Dibuka Tanpa Menyentuh Handle

Author: Qoo Media

Audi tampaknya sedang menyiapkan SUV yang bukan sekadar lebih besar dari Q7, tetapi juga jauh lebih mewah. Interior Q9 yang baru diperlihatkan memberi sinyal kuat bahwa model ini ingin bermain langsung di wilayah BMW X7, Mercedes GLS, dan Cadillac Escalade.

Yang paling mencuri perhatian justru bukan kursi atau layar, melainkan pintu yang bisa terbuka tanpa sentuhan. Audi menyiapkan sistem buka pintu jarak jauh lewat ponsel, sistem MMI, aktivitas gesper sabuk pengaman, atau bahkan dengan menekan pedal rem.

Layar, kursi, dan kabin kelas bisnis

Untuk pasar yang mengutamakan kenyamanan, Audi menawarkan konfigurasi enam dan tujuh penumpang. Versi enam kursi menjadi sorotan utama karena memakai dua captain’s chair di baris tengah, lengkap dengan pemanas, ventilasi, dan pengaturan elektrik.

Audi menyebut tata letak itu terinspirasi dari kursi business class pesawat. Dengan ukuran yang tampak sangat besar, pendekatan itu terasa masuk akal untuk SUV yang ingin diposisikan sebagai lounge berjalan.

Baris depan juga dibuat sangat serius. Trim lebih tinggi mendapat fungsi pijat dan ventilasi tambahan, sementara dasbor memakai tata letak khas Audi yang sarat layar, termasuk layar khusus penumpang depan.

Di konsol tengah, Audi menambahkan dua wireless charger dan cupholder besar untuk botol berukuran besar. Seluruh pengaturan ini menegaskan bahwa Q9 dibangun untuk memanjakan penumpang, bukan hanya mengantar mereka dari satu titik ke titik lain.

Atap kaca dan pencahayaan yang bisa diatur

Salah satu fitur besar lain ada di atas kepala penumpang. Q9 memakai panoramic roof raksasa dengan teknologi transparansi yang bisa diubah, sehingga bagian-bagian tertentu dapat dibuat buram lewat satu sentuhan tombol.

Audi juga memasang pencahayaan terintegrasi dengan 84 LED dan 30 pilihan warna. Bagi merek ini, ambient lighting tampaknya sudah menjadi elemen penting untuk membangun suasana kabin mewah.

Menariknya, Audi juga terlihat menjauh dari kebiasaan memakai piano black berlebihan. Sebagai gantinya, Q9 mengusung permukaan bertekstur, material matte, open-pore wood, dan kain kelas atas termasuk upholstery campuran alpaca.

Bukan hanya soal kemewahan

Di balik kabin yang serba mahal, ada juga perhatian pada keamanan saat pintu dibuka otomatis. Audi menyertakan sejumlah sensor untuk memastikan tidak ada orang yang terjepit dan mobil di sebelah tidak tersenggol.

Strategi Audi jelas menempatkan Q9 sebagai langkah besar dalam jajaran SUV merek tersebut. Ini disebut sebagai SUV besar full-size pertama Audi, dan desainnya memang tidak lagi terdengar seperti sekadar Q7 yang dipanjangkan.

Ada pula nama Q9 Horch yang ikut muncul dalam pembahasan, yang mengisyaratkan bahwa varian lebih mewah juga disiapkan. Hal itu sejalan dengan ambisi Audi untuk menaikkan level kemewahan model ini di atas SUV besar biasa.

Ukuran besar, pasar besar, dan risiko besar

Secara target pasar, Q9 tampak diarahkan terutama ke pembeli Amerika dan Timur Tengah. Namun laporan yang beredar menyebut SUV ini akan diproduksi di Slovakia, yang berarti Audi bisa menghadapi tarif impor yang tidak ringan di pasar Amerika Serikat.

Situasi itu bisa menjadi tantangan, apalagi para rival seperti BMW X7 dan Mercedes GLS mendapat keuntungan dari produksi di Amerika. Dengan posisi tersebut, harga menjadi faktor penting dalam pertarungan di segmen SUV mewah besar.

Audi diperkirakan akan mengungkap detail lebih lanjut dalam beberapa pekan ke depan, termasuk ukuran pastinya. Perkiraannya, wheelbase Q9 akan berada di sekitar 123 inci atau 3.124 mm, lebih panjang dari 118 inci atau 2.997 mm milik Q7.

Di bagian mesin, Audi disebut bakal menawarkan pilihan V6 dan V8 yang bertenaga. Harga awalnya diperkirakan mendekati $90.000, lebih tinggi dari Q7 termahal yang berada di $83.000.

Source: www.carscoops.com
Terbaru