Jorge Martin menutup MotoGP Prancis 2026 di Le Mans dengan kemenangan yang terasa istimewa sekaligus penting untuk perebutan gelar. Pembalap Aprilia Racing itu bangkit dari awal balapan yang tidak mudah, lalu merebut posisi terdepan dari rekan setimnya, Marco Bezzecchi, pada fase akhir lomba.
Hasil ini langsung mengubah peta persaingan juara dunia. Bezzecchi memang masih memimpin klasemen, tetapi jaraknya dengan Martin kini hanya satu poin, sehingga tekanan jelang seri berikutnya makin besar.
Comeback dari belakang hingga serangan penentu
Balapan sempat dikuasai Bezzecchi sejak start bagus yang membawanya langsung memimpin menuju Tikungan 3. Fabio Quartararo juga sempat naik ke posisi kedua di hadapan publik tuan rumah, meski kemudian terlibat duel ketat dengan Pedro Acosta.
Francesco Bagnaia yang start dari pole position justru kehilangan posisi dan turun ke urutan keempat. Di kelompok depan, Fabio Di Giannantonio juga tampil agresif sejak awal dan terus menempel rombongan terdepan.
Martin memulai balapan dengan ritme yang belum ideal. Juara dunia 2024 itu baru menemukan kecepatannya secara bertahap, lalu melewati Di Giannantonio pada lap kesembilan untuk menjaga peluang menang tetap hidup.
Situasi berubah besar pada lap ke-16 saat Bagnaia terjatuh di Tikungan 3 ketika sedang nyaman di posisi kedua. Insiden itu membuka jalan bagi Martin untuk naik lebih dekat ke barisan depan dan menyalip Acosta pada lap ke-18.
Manuver tajam di lap terakhir
Setelah memimpin, Bezzecchi masih berusaha menjaga jarak. Namun Martin terus memangkas selisih dan tampil sangat konsisten pada beberapa lap terakhir.
Serangan penentu datang di tiga lap terakhir, saat Martin melancarkan manuver agresif di Tikungan 3. Aksi pengereman yang rapat membuatnya berhasil mengambil alih posisi pertama, sementara Bezzecchi tidak mampu membalas.
Sesaat setelah menyalip, Martin langsung membuka jarak hingga 0,7 detik. Ia akhirnya melintasi garis finis sebagai pemenang MotoGP Prancis 2026, dengan Bezzecchi mengamankan posisi kedua.
Kemenangan ini juga menjadi momen spesial karena Martin kembali ke podium tertinggi untuk pertama kalinya sejak MotoGP Indonesia 2024. Ia melewati masa sulit sepanjang 2025 akibat cedera, sehingga hasil di Le Mans terasa seperti penegasan kebangkitannya.
Aprilia dominan, Ogura pecahkan sejarah
Aprilia Racing menutup akhir pekan dengan hasil maksimal karena merebut posisi satu dan dua melalui Martin dan Bezzecchi. Dominasi pabrikan asal Noale itu makin lengkap berkat Ai Ogura yang finis ketiga bersama Trackhouse MotoGP Team.
Podium Ogura punya makna khusus. Pembalap Jepang itu menjadi rider Jepang pertama sejak 2012 yang naik podium di kelas utama, sekaligus mencatat podium MotoGP pertamanya.
Di belakang mereka, Fabio Di Giannantonio finis keempat setelah menyalip Acosta di tikungan terakhir pada lap final. Quartararo menyelesaikan balapan kandang di posisi keenam, sedangkan Enea Bastianini, Raul Fernandez, Fermin Aldeguer, dan Luca Marini melengkapi daftar 10 besar.
Klasemen makin rapat jelang Barcelona
Beberapa nama besar tidak melihat garis finis. Bagnaia, Alex Marquez, Brad Binder, Joan Mir, dan Diogo Moreira masuk daftar DNF setelah insiden dan masalah yang membuat mereka gagal menyelesaikan lomba.
Hasil di Le Mans membuat persaingan gelar juara dunia semakin panas karena selisih Bezzecchi dan Martin kini hanya satu poin. MotoGP 2026 selanjutnya akan berlanjut ke Barcelona untuk putaran keenam musim ini, dengan momentum kemenangan jelas berada di tangan Martin.
