Waktu cas motor listrik dari 0 sampai 100 persen umumnya berada di kisaran 3 sampai 8 jam. Angka ini penting diperhatikan sebelum membeli, karena durasi pengisian akan sangat memengaruhi kenyamanan pemakaian harian.
Motor listrik memang makin diminati karena biaya operasionalnya lebih hemat dan dinilai lebih ramah lingkungan. Namun, lama pengisian daya masih menjadi salah satu pertanyaan utama calon pengguna, terutama bagi yang ingin memakainya setiap hari.
Secara umum, motor listrik dengan baterai standar membutuhkan waktu sekitar 4 sampai 6 jam hingga penuh. Sementara model dengan baterai berkapasitas lebih besar bisa memerlukan waktu lebih lama, bahkan sampai 8 jam.
Perbedaan waktu ini terjadi karena kapasitas baterai dan teknologi pengisian daya tiap model tidak sama. Jenis charger yang dipakai juga berpengaruh besar terhadap cepat atau lambatnya proses pengisian.
Estimasi waktu cas yang paling umum
Bila melihat pola penggunaan di pasar saat ini, waktu 3 sampai 8 jam bisa disebut sebagai rentang yang paling sering ditemui. Rentang itu mencakup motor listrik dengan sistem pengisian standar maupun model yang sudah lebih modern.
Untuk pemakaian rumah tangga, pengisian penuh biasanya dilakukan saat kendaraan tidak dipakai, misalnya pada malam hari. Karena itu, motor dengan waktu cas 4 sampai 6 jam masih dianggap praktis untuk kebutuhan rutin.
Ada juga model yang menawarkan pengisian lebih cepat. Beberapa motor listrik terbaru sudah dibekali teknologi fast charging untuk memangkas waktu tunggu.
Dengan perangkat fast charging, pengisian dari 20 persen hingga 100 persen bahkan bisa selesai dalam sekitar satu jam. Fitur ini menjadi nilai tambah bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan tetap siap dipakai dalam waktu singkat.
Contoh waktu pengisian pada beberapa model
Polytron Fox-R menjadi salah satu contoh motor listrik yang punya waktu charging sekitar 4 hingga 5 jam dari 0 sampai 100 persen. Pengisian daya bisa dilakukan langsung di rumah dengan listrik berdaya minimal 1.300 watt.
Selain itu, Polytron Evo disebut membutuhkan waktu sekitar 4,5 jam untuk pengisian penuh. Dalam kondisi baterai penuh, motor ini diklaim mampu menempuh jarak hingga sekitar 100 kilometer.
Contoh tersebut menunjukkan bahwa waktu cas di kisaran 4 sampai 5 jam kini cukup umum pada sejumlah model. Durasi seperti ini berada di tengah rentang umum pengisian motor listrik yang beredar di pasaran.
Faktor yang menentukan lama pengisian
Kapasitas baterai menjadi faktor paling utama dalam menentukan durasi cas. Semakin besar kapasitas baterainya, semakin lama pula waktu yang dibutuhkan untuk mengisi dari kosong sampai penuh.
Selain kapasitas, jenis charger juga sangat menentukan. Charger dengan teknologi pengisian lebih optimal dapat mempercepat proses dibanding sistem pengisian biasa.
Kondisi baterai ikut memengaruhi hasil akhirnya. Baterai yang berbeda kondisi pemakaiannya bisa menunjukkan waktu pengisian yang tidak selalu sama, meski berasal dari model yang serupa.
Karena itu, tidak ada satu angka tunggal yang berlaku untuk semua motor listrik. Dua motor bisa sama-sama berstatus kendaraan listrik, tetapi waktu casnya tetap berbeda karena spesifikasi dan teknologi yang dipakai tidak identik.
Kenapa informasi ini penting sebelum membeli
Bagi calon pengguna, memahami estimasi waktu cas membantu menyesuaikan motor dengan pola aktivitas sehari-hari. Pengguna yang sering berkendara jarak dekat mungkin masih nyaman dengan pengisian standar beberapa jam.
Sebaliknya, pengguna yang butuh mobilitas tinggi akan lebih terbantu oleh model dengan sistem pengisian yang lebih cepat. Informasi ini juga berguna untuk memperkirakan kapan kendaraan harus dicas agar tetap siap dipakai.
Di sisi lain, daya tarik motor listrik tidak hanya terletak pada efisiensi biaya operasional. Praktis untuk penggunaan harian juga menjadi alasan utama, sehingga waktu pengisian tidak bisa dipisahkan dari pengalaman memakai kendaraan ini.
Itu sebabnya estimasi cas perlu dipahami sejak awal, bukan hanya saat motor sudah dibeli. Dengan mengetahui kisaran 3 sampai 8 jam, serta adanya model yang bisa terisi lebih cepat, calon pengguna dapat memilih motor listrik yang paling sesuai dengan kebutuhan mobilitasnya.
Source: www.suara.com






