BYD Bawa Shark Ke China, Pickup Hybrid Global Itu Akhirnya Turun Ke Pasar Domestik

BYD akan membawa Shark pickup ke lini Fang Cheng Bao di China tahun ini. Langkah itu penting karena Shark selama ini justru lebih dulu dikenal sebagai model global, bukan produk yang diluncurkan pertama kali di pasar domestik.

Keputusan tersebut juga menandai perubahan arah yang menarik bagi BYD. Selama ini, Shark dan Racco menjadi dua model BYD yang dirancang khusus untuk pasar luar negeri, sehingga kehadiran Shark di China akan membuka babak baru bagi lini produknya.

Pengumuman itu disampaikan Xiong Tianbo, general manager divisi Fang Cheng Bao BYD, pada acara peluncuran varian flash charging Bao 8 dan Bao 5 pada 13 Mei. Saat itu, Xiong tidak merinci waktu peluncuran, spesifikasi tambahan, maupun strategi penjualannya di China.

Dari Meksiko ke pasar domestik

Shark pertama kali diluncurkan di Meksiko pada Mei 2024. Itu menjadi langkah yang jarang dilakukan BYD, karena perusahaan ini biasanya memperkenalkan model baru di pasar China terlebih dahulu.

Pola tersebut berbeda karena kebijakan di China dinilai kurang ramah terhadap penggunaan pickup di perkotaan. Di pasar luar negeri, segmen pickup justru jauh lebih besar dan lebih umum diterima.

Pada Oktober 2025, Li Yunfei, general manager departemen branding dan hubungan masyarakat BYD, sempat menyebut bahwa Shark pada akhirnya akan hadir di pasar domestik China. Pernyataan itu kini mendapat kepastian melalui rencana penyematan Shark ke jajaran Fang Cheng Bao.

Posisi Shark di lini BYD

Shark dibangun di atas platform DMO milik BYD, dengan O merujuk pada off-road dan DM pada dual mode. Model ini memakai sistem dua motor yang mampu menghasilkan lebih dari 430 horsepower.

Performa Shark juga cukup agresif untuk sebuah pickup hybrid. Mobil ini diklaim mampu berakselerasi dari 0 ke 100 kilometer per jam dalam 5,7 detik dan memiliki jarak tempuh gabungan 840 kilometer berdasarkan siklus NEDC.

Data penjualan terbaru menunjukkan Shark punya daya tarik di luar China. Pada April, model ini terjual 4.500 unit di pasar luar negeri, sehingga total pengiriman selama empat bulan pertama mencapai 11.804 unit menurut data yang dihimpun CnEVPost.

Persaingan pickup makin terbuka

Kehadiran Shark di China juga menarik jika dilihat dari peta persaingan domestik. Di antara produsen lokal, GWM dikenal memiliki bisnis pickup yang besar dan mapan.

Geely Auto juga sudah lebih dulu bergerak lewat merek Radar. Perusahaan itu memperkenalkan Radar dan model pertama RD6 electric pickup pada Juli 2022, lalu meluncurkannya di China pada Oktober 2022 dan membawanya ke beberapa pasar luar negeri.

Di sisi lain, BYD juga terus memperluas model globalnya lewat Racco, mini K-Car listrik yang debut di Jepang pada Oktober 2025. Model itu dijadwalkan mulai dipasarkan di Jepang pada musim panas 2026 dan belum terlihat akan masuk China dalam waktu dekat.

Dengan Shark masuk ke Fang Cheng Bao, BYD memperluas peran model yang awalnya diposisikan untuk pasar luar negeri. Langkah ini juga menunjukkan bahwa pickup hybrid tersebut kini disiapkan untuk mengambil tempat yang lebih serius di pasar domestik China.

Source: cnevpost.com
Exit mobile version