Jalur Puncak Hari Ini, One Way Bisa Bergeser dan Jam Rawan Macet Tak Boleh Dianggap Remeh

Long weekend membuat Jalur Puncak kembali jadi titik perhatian utama pada 15 Mei 2026. Arus wisata menuju Bogor dan sekitarnya berpotensi padat, terutama dari arah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Yang paling perlu dicermati adalah skema one way yang berlaku situasional dan dapat berubah cepat sesuai kondisi lapangan. Pengendara yang ingin naik ke Puncak sebaiknya tidak berpatokan pada jam tetap, karena prioritas arus bisa bergeser saat kepadatan meningkat.

Jam One Way yang Perlu Dipantau

Acuan pengaturan lalu lintas yang beredar menunjukkan one way menuju Puncak diprioritaskan pada pukul 06.00–11.30 WIB. Setelah itu, arus menuju Jakarta diprioritaskan pada pukul 12.00–18.00 WIB, tetapi durasinya tetap bergantung pada kondisi kendaraan.

Karena sifatnya situasional, jadwal itu bisa lebih lama atau lebih cepat. Saat volume kendaraan belum terurai, petugas bisa memperpanjang rekayasa arus agar kemacetan tidak melebar ke titik lain.

Lonjakan Kendaraan Terlihat Sejak Awal Long Weekend

Korlantas Polri mencatat volume kendaraan menuju kawasan wisata Puncak naik sekitar 18 persen dibandingkan akhir pekan biasa. Hingga Kamis siang, sekitar 10 ribu kendaraan dari arah Jakarta juga dilaporkan melintas melalui Gerbang Tol Ciawi menuju Jalur Puncak.

Data itu menunjukkan bahwa kepadatan bukan hanya muncul saat siang atau sore. Sejak pagi, jalur dari bawah sudah menampung arus besar yang bergerak ke kawasan wisata.

Titik yang Kerap Menjadi Pemicu Antrean

Sejumlah titik masih menjadi perhatian petugas karena sering memicu perlambatan arus. Lokasi yang disebut rawan padat antara lain Simpang Gadog, Megamendung, Pasir Muncang, dan Pasar Cisarua.

Di jalur tersebut, antrean kendaraan biasanya muncul karena pertemuan arus, penurunan kecepatan, dan akses menuju destinasi wisata. Situasi itu membuat pengaturan one way menjadi alat utama untuk menjaga kelancaran lalu lintas di koridor Puncak.

Arus Turun Juga Bisa Menutup Akses Naik

Pada Kamis, 14 Mei 2026, kepadatan sempat membuat akses menuju Puncak ditutup sementara saat petugas memberlakukan one way prioritas turun menuju arah Gadog. Kondisi ini penting dicermati oleh wisatawan yang berangkat pada jam tanggung, terutama menjelang siang.

Saat prioritas bergeser ke arah Jakarta, kendaraan dari bawah berpotensi tertahan di titik awal jalur. Perubahan arus seperti ini bisa terjadi cepat ketika volume kendaraan dari kawasan wisata masih tinggi.

Ganjil Genap Tidak Berlaku, Tapi Tetap Waspada

Selama periode long weekend 14–17 Mei 2026, aturan ganjil genap di Jalur Puncak dilaporkan tidak diberlakukan. Fokus pengaturan lalu lintas berada pada one way yang diterapkan sesuai kepadatan kendaraan di lapangan.

Meski begitu, pengendara tetap perlu memantau informasi terbaru sebelum berangkat. Kebijakan di Jalur Puncak dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti arahan petugas dan kondisi arus di titik-titik rawan.

Alternatif Wisata Juga Jadi Perhatian

Selain Puncak, kawasan wisata Sentul ikut mendapat perhatian karena menjadi alternatif tujuan saat long weekend. Satlantas Polres Bogor menyiagakan personel di sejumlah jalur wisata, termasuk Sentul, untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan.

Dengan pola mobilitas yang meningkat di dua kawasan itu, wisatawan disarankan menyiapkan waktu tempuh lebih longgar. Pemantauan kondisi jalan sebelum masuk koridor Puncak menjadi langkah penting agar perjalanan tidak terjebak dalam perubahan rekayasa lalu lintas yang mendadak.

Source: moladin.com
Exit mobile version