Shenzhen Bersiap Menyambut Pameran Otomotif Besar Berikutnya, Setelah Beijing Pecahkan Rekor

Setelah Beijing Auto Show mencatat skala yang memecahkan rekor, perhatian industri otomotif China kini beralih ke Shenzhen. Pameran berikutnya di kota teknologi itu akan berlangsung pada 29 Mei hingga 7 Juni di Shenzhen World Exhibition & Convention Center.

Penyelenggara menyebut luas area pameran Shenzhen Auto Show 2026 diperkirakan mencapai 300.000 meter persegi. Angka itu memang lebih kecil dari Beijing Auto Show 2026, yang resmi berakhir pada 3 Mei dengan area pameran 380.000 meter persegi, rekor skala global baru.

Shenzhen menyiapkan format yang lebih interaktif

Berbeda dari pameran mobil yang hanya menampilkan kendaraan secara statis, penyelenggara Shenzhen Auto Show tahun ini mendorong pengalaman yang lebih hidup. Fokusnya adalah membangun budaya mobil lokal yang lebih interaktif dan dekat dengan komunitas.

Salah satu agenda utamanya adalah pertemuan besar komunitas pecinta mobil pada 30 Mei. Acara satu hari itu akan digelar di area khusus seluas 3.000 meter persegi di luar Hall 2, dengan lebih dari 100 kendaraan yang dipamerkan.

Selain itu, sejumlah key opinion leader media otomotif domestik akan berinteraksi langsung dengan pengunjung di lokasi. Penyelenggara ingin melampaui batas auto show tradisional dan mengubah kegiatan melihat mobil menjadi ajang perayaan budaya otomotif.

Pabrikan mulai memanaskan panggung

Di antara merek yang sudah lebih dulu bersiap, Yangwang menjadi salah satu yang paling menonjol. Merek mewah di bawah BYD yang berbasis di Shenzhen itu mengatakan pada Kamis bahwa mereka akan membawa jajaran model terbaru 2026 ke pameran tersebut.

Yangwang juga aktif mengajak konsumen melalui kanal resmi untuk ikut mengeksplorasi area pameran. Langkah ini diarahkan agar pengunjung bisa merasakan pengalaman mendalam terhadap teknologi dan model mewah yang dibawa merek itu.

Kehadiran Yangwang menunjukkan bahwa Shenzhen Auto Show akan menjadi panggung penting bagi merek premium domestik. Bagi BYD, ajang ini juga memberi kesempatan menonjolkan lini mewahnya di kandang sendiri, di tengah sorotan besar industri terhadap inovasi dan elektrifikasi.

Momentum setelah Beijing

Minat terhadap pameran mobil di China sedang tinggi setelah Beijing Auto Show menarik 1,28 juta pengunjung domestik dan mancanegara selama 10 hari. Ajang yang berlangsung pada 24 April hingga 3 Mei itu menampilkan total 1.451 kendaraan di dua lokasi pameran.

Dari jumlah tersebut, 181 merupakan kendaraan perdana dan 71 lainnya adalah mobil konsep. Intelijen buatan dan elektrifikasi menjadi sorotan utama, dengan banyak produsen menampilkan model baru yang terintegrasi dengan large AI models.

Secara kalender pameran otomotif China, Beijing dan Shanghai tetap menjadi dua ajang besar yang digelar dua tahun sekali. Sementara itu, Shenzhen, Chengdu, dan Guangzhou masuk kelompok pameran utama yang berlangsung setiap tahun, sehingga ritme peluncuran dan promosi produk tetap padat sepanjang tahun.

Dengan jadwal yang segera dimulai dan daftar aktivitas yang lebih interaktif, Shenzhen Auto Show diposisikan bukan hanya sebagai etalase mobil baru. Ajang ini juga menjadi ukuran bagaimana pabrikan China membaca perubahan selera pengunjung yang kini mencari pengalaman, teknologi, dan kedekatan dengan budaya otomotif.

Source: cnevpost.com
Exit mobile version