Leapmotor Pecahkan Rekor Pendapatan, Tapi Rugi Bersih Justru Makin Dalam

Leapmotor mencatat pertumbuhan pendapatan yang solid pada kuartal pertama, tetapi laba bersihnya justru melebar karena tekanan pada margin dan perubahan bauran produk. Kondisi ini memberi sinyal bahwa kenaikan penjualan belum sepenuhnya mampu mengimbangi pelemahan profitabilitas di tengah persaingan ketat pasar kendaraan listrik China.

Produsen kendaraan listrik yang didukung Stellantis itu melaporkan pendapatan kuartal pertama sebesar 10,82 miliar yuan atau sekitar $1,59 miliar. Angka itu naik 8,0% dibanding periode yang sama tahun lalu dan menjadi rekor kuartal pertama terbaik dalam sejarah perusahaan.

Namun, laba bersih kuartal pertama turun ke rugi 390 juta yuan. Hasil itu memburuk dari rugi 130 juta yuan pada periode yang sama tahun lalu dan berbalik tajam dari laba 360 juta yuan pada kuartal keempat 2025.

Perusahaan menyebut kenaikan rugi tahun ke tahun terutama dipicu oleh penurunan total laba kotor dan kenaikan biaya. Gross margin Leapmotor juga turun menjadi 9,4% dari 14,9% setahun sebelumnya, menunjukkan bahwa pertumbuhan pendapatan belum diikuti efisiensi yang lebih baik.

Kinerja penjualan tetap menjadi penopang utama pertumbuhan Leapmotor. Pada kuartal pertama, perusahaan mengirimkan 110.155 kendaraan, naik 25,8% dibanding tahun lalu, meski turun 45,21% dari kuartal keempat tahun lalu.

Perbandingan kuartalan itu penting karena kuartal pertama biasanya menjadi musim sepi tradisional bagi industri otomotif China. Sebaliknya, kuartal keempat umumnya menjadi periode penjualan puncak, sehingga penurunan dari akhir tahun lalu masih tergolong wajar secara musiman.

Di luar pasar domestik, ekspor menjadi salah satu mesin pertumbuhan utama Leapmotor. Pengiriman ke luar negeri pada kuartal pertama mencapai 40.901 unit, rekor baru, dan menyumbang 37,1% dari total penjualan perusahaan.

Momentum itu berlanjut ke kuartal kedua. Pada April, Leapmotor mengirimkan 71.387 kendaraan, juga mencetak rekor, dengan ekspor mencapai 14.225 unit.

Permintaan terhadap model baru ikut membantu menjaga laju bisnis. Leapmotor A10 mencatat pesanan pasti lebih dari 40.000 unit pada bulan pertama peluncurannya, sementara kapasitas produksi harian model itu telah melampaui 1.000 unit seiring percepatan pengiriman.

SUV andalan D19 juga menunjukkan respons pasar yang kuat. Model itu meraih lebih dari 15.000 pesanan dalam 15 hari setelah diluncurkan bulan lalu.

Di tengah sorotan terhadap hasil Leapmotor, investor juga akan memantau tren margin dan kinerja keuangan para pesaing lokalnya. Nio dijadwalkan mengumumkan hasil kuartal pertama pada 21 Mei, sementara Xpeng dan Li Auto sama-sama dijadwalkan merilis laporan keuangan kuartal pertama pada 28 Mei.

Source: cnevpost.com
Exit mobile version