Ananda Mikola Pimpin MGPA, Mandalika Bukan Cuma Sirkuit Lagi

Ananda Mikola kini memegang kendali baru di Mandalika Grand Prix Association (MGPA), perusahaan pengelola Pertamina Mandalika International Circuit. Penunjukan mantan pembalap nasional itu langsung menarik perhatian karena ia membawa ambisi besar: menjadikan Mandalika lebih dari sekadar lintasan balap kelas dunia.

Target itu bukan ucapan kosong. Ananda menempatkan Mandalika sebagai pusat pengembangan talenta motorsport Indonesia sekaligus panggung yang bisa menarik sorotan internasional ke Tanah Air.

Penunjukan Ananda diumumkan sebagai bagian dari restrukturisasi manajemen untuk memperkuat ekosistem motorsport Indonesia. Ia menggantikan Priandhi Satria yang telah memimpin MGPA sejak 2022, dengan harapan pengalaman panjangnya di lintasan dan organisasi bisa memberi dorongan baru bagi Mandalika.

Ananda menyebut jabatan ini sebagai amanah besar, bukan sekadar posisi struktural. Ia menegaskan bahwa kepercayaan yang diterimanya harus diwujudkan lewat kerja nyata untuk dunia balap nasional.

“Saya sangat mengapresiasi kepercayaan yang diberikan kepada saya. Ini bukan sekadar jabatan, ini adalah panggilan untuk berkarya nyata bagi ekosistem motorsport Indonesia,” ujar Ananda Mikola.

Nama Ananda memang sudah lama akrab di dunia otomotif Indonesia. Pria kelahiran Jakarta, 27 April 1980 itu merupakan putra legenda balap nasional Tinton Soeprapto dan mulai meniti karier sejak usia muda.

Pengalamannya tidak berhenti di level nasional. Ananda pernah tampil di sejumlah ajang internasional, termasuk Italian Formula 3, Formula 3000 Italia dan Eropa, serta World Series Lights.

Salah satu pencapaian paling menonjol dalam kariernya datang pada 2005 saat ia menjuarai Asian Formula 3 bersama A1 Team Indonesia. Prestasi itu mengukuhkan namanya sebagai salah satu pembalap Indonesia yang pernah bersaing di level tinggi.

Selain sebagai pembalap, Ananda juga punya rekam jejak di manajemen olahraga otomotif. Ia pernah menjabat Direktur Sirkuit Sentul dan menjadi Ketua Organizing Committee Jakarta E-Prix Formula E 2023.

Saat ini, ia juga menjabat sebagai Wakil Ketua Umum Olahraga Prestasi Ikatan Motor Indonesia (IMI). Posisi itu membuatnya memahami sisi pembinaan, kompetisi, dan kebutuhan penyelenggaraan event balap dari berbagai level.

Ketua Umum PP IMI Moreno Soeprapto memberi dukungan atas penunjukan tersebut. Ia menilai pengalaman Ananda di lintasan dan manajemen menjadi modal penting untuk membawa Mandalika berkembang lebih besar.

“Ananda memahami kebutuhan motorsport nasional, mulai dari pembinaan pembalap muda hingga penyelenggaraan event internasional,” kata Moreno.

Moreno juga berharap kepemimpinan baru di MGPA bisa memperkuat ekosistem balap nasional yang sehat dan kompetitif. Harapan itu sejalan dengan arah yang disampaikan Ananda, yakni menjadikan Mandalika sebagai ruang tumbuh bagi pembalap lokal.

Di sisi lain, MGPA tetap memegang peran besar dalam kalender balap Indonesia. Saat ini, lembaga tersebut mengelola berbagai ajang nasional dan internasional di Sirkuit Mandalika, termasuk MotoGP Indonesia, Asia Road Racing Championship, Porsche Sprint Challenge Indonesia, dan Mandalika Racing Series.

Dengan pengalaman balap, jaringan organisasi, dan posisi strategis MGPA, Ananda kini menghadapi tantangan untuk menjaga Mandalika tetap kompetitif. Ia juga dituntut mewujudkan ambisinya agar sirkuit ini tidak hanya dikenal sebagai venue balap internasional, tetapi juga sebagai rumah bagi lahirnya talenta motorsport Indonesia berikutnya.

Source: www.liputan6.com
Terkait