BYD Indonesia akhirnya menanggapi kabar bocornya estimasi harga M6 DM yang ramai dibicarakan publik. Angka yang beredar disebut mulai dari Rp320 jutaan, tetapi perusahaan menegaskan itu belum menjadi harga jual resmi di pasar domestik.
Tanggapan itu disampaikan saat acara Tech Culture Fest di Senayan, Jakarta. Head of Marketing PR & Government Relation BYD Indonesia, Luther T. Panjaitan, membenarkan bahwa informasi awal tersebut memang ada dan sempat bocor ke publik.
Menurut Luther, nominal itu masih berupa indikasi harga awal untuk jaringan tenaga penjual. Ia menegaskan angka tersebut belum menjadi keputusan final dan masih berpotensi berubah saat resmi dipasarkan.
Masih tahap awal
Luther menjelaskan bahwa banyak faktor akan memengaruhi harga jual akhir. Karena itu, angka yang beredar bisa saja berbeda jauh dari harga resmi nanti.
Ia juga menyoroti bahwa kebocoran informasi membuat kabar ini cepat menyebar. Kondisi tersebut ikut memicu rasa penasaran terhadap model M6 DM yang belum diumumkan secara resmi harganya.
Di tengah ramainya spekulasi soal harga, BYD memilih mengarahkan perhatian publik ke aspek teknologi. Manajemen saat ini lebih fokus memberikan edukasi mengenai sistem otomotif terbaru yang mereka gunakan.
Fokus ke teknologi DM
Meski teknologi DM sudah dikembangkan sejak lama, generasi teranyar Dual Mode dinilai perlu dipahami lebih jauh. BYD ingin publik mengetahui cara kerja dan tingkat efisiensi sistem tersebut sebelum membahas harganya lebih jauh.
Luther menyebut setiap produk BYD yang memakai teknologi DM disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing kendaraan. Penyesuaian itu mencakup mesin bensin yang dibuat khusus, sistem transmisi, hingga baterai yang digunakan.
Pendekatan tersebut ditujukan agar efisiensi dan kenyamanan berkendara bisa dicapai dengan optimal. Dengan begitu, teknologi yang dibawa tidak hanya terlihat canggih, tetapi juga relevan dengan kebutuhan pengguna.
Cara kerja DM-i
Pada varian DM-i, sistem dirancang untuk memprioritaskan penggunaan daya baterai sebagai penggerak utama kendaraan. Skema ini menempatkan baterai sebagai sumber tenaga utama dalam banyak kondisi penggunaan.
Untuk konsumen yang menginginkan performa lebih tinggi, mesin pembakaran internal tetap ikut berperan. Mesin bensin itu bekerja paralel bersama pasokan daya baterai agar tenaga kendaraan lebih maksimal.
Pola kerja tersebut menunjukkan bahwa sistem DM tidak hanya mengejar efisiensi, tetapi juga fleksibilitas berkendara. BYD tampaknya ingin menegaskan bahwa teknologi ini disusun agar bisa menyesuaikan kebutuhan pengguna yang berbeda-beda.
Kabar harga M6 DM yang mulai dari Rp320 jutaan kini masih berada di level indikasi awal, bukan angka final. Di saat yang sama, BYD Indonesia terus mendorong pemahaman publik terhadap teknologi Dual Mode yang menjadi inti pengembangan model tersebut.







