Meta akhirnya menjelaskan mengapa jumlah followers Instagram tiba-tiba turun massal dan memicu keluhan dari banyak pengguna. Perusahaan menyebut penurunan itu terjadi karena Instagram sedang melakukan pembersihan rutin terhadap akun-akun yang sudah lama tidak aktif.
Juru bicara Meta menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga ekosistem platform tetap sehat dan autentik. Dalam penjelasannya, Meta juga memastikan bahwa pengikut aktif tidak terdampak oleh proses itu.
Keluhan soal followers turun tidak hanya muncul dari pengguna biasa, tetapi juga dari sejumlah figur publik dunia. Nama-nama besar seperti Kylie Jenner, Cristiano Ronaldo, Ariana Grande, hingga Justin Bieber ikut disebut mengalami penurunan jumlah pengikut.
Meta menyampaikan bahwa Instagram baru saja menjalankan proses rutin penghapusan akun-akun yang sudah tidak aktif. Karena itu, pengguna bisa melihat perubahan pada jumlah followers tanpa ada gangguan pada akun yang masih aktif digunakan.
Perusahaan juga menegaskan bahwa akun yang masih digunakan tetap aman dan tetap menjadi bagian dari komunitas Instagram. Selain itu, akun yang sebelumnya sempat terkena suspend dan sudah lolos verifikasi disebut telah dipulihkan kembali.
Dampak “bersih-bersih” itu juga dirasakan sejumlah selebritas Indonesia. Luna Maya mengaku kehilangan hingga 800 ribu pengikut Instagram, lalu menyinggung kondisi tersebut lewat unggahan singkat di Threads.
Dalam unggahannya, Luna menulis, “IG lagi bersih-bersih.” Unggahan itu langsung memancing respons warganet yang mengaku mengalami hal serupa dan melihat angka followers mereka ikut merosot dalam beberapa hari terakhir.
Pasangan selebritas Raffi Ahmad dan Nagita Slavina juga terdampak penurunan tersebut. Akun Instagram @raffinagita1717 yang sebelumnya memiliki sekitar 77 juta pengikut kini tercatat turun menjadi sekitar 75,2 juta followers.
Fenomena ini memperlihatkan bagaimana proses internal platform bisa berdampak langsung pada angka pengikut akun-akun besar, termasuk milik selebritas. Bagi Meta, langkah itu disebut sebagai bagian dari pemeliharaan rutin untuk memastikan akun yang aktif tetap berada di lingkungan Instagram yang lebih bersih dan autentik.







