BYD Buka Festival Gratis Di GBK, Sensasi Off-Road Ekstrem Bisa Dicoba Langsung

BYD Indonesia membuka akses gratis bagi publik untuk merasakan langsung kombinasi teknologi kendaraan elektrifikasi dan hiburan interaktif lewat BYD Tech-Culture Fest di Parkir Selatan GBK Senayan, Jakarta. Gelaran yang berlangsung mulai 20 hingga 24 Mei 2026 ini menjadi salah satu cara BYD mendekatkan lini mobil listrik dan hybrid mereka ke masyarakat luas.

Acara ini tidak hanya menampilkan deretan kendaraan, tetapi juga menghadirkan pengalaman yang dirancang agar pengunjung bisa memahami teknologi BYD secara lebih nyata. Area test drive disediakan untuk menjajal sejumlah model unggulan, sehingga pengunjung dapat melihat langsung bagaimana teknologi tersebut bekerja dalam penggunaan sehari-hari.

Zona interaktif dan pengalaman langsung

BYD Tech-Culture Fest 2026 menghadirkan sejumlah zona yang bisa dijelajahi pengunjung. Di antaranya ada BYD & Denza Booth, DM Technology Zone, BYD Milestone, Beyond Community, Monster Track Arena Denza B5, hingga Speed Test Ride.

Melalui area-area itu, pengunjung dapat melihat lebih dekat pengembangan kendaraan elektrifikasi BYD. Fokus utamanya mencakup teknologi hybrid DM dan kendaraan listrik murni yang menjadi basis pengembangan produk mereka saat ini.

Sejumlah model juga disiapkan untuk dicoba langsung. Model yang disebut tersedia antara lain BYD Atto 1, BYD M6, BYD M6 DM, BYD Seal, BYD Sealion, dan BYD Seal 6.

Sensasi off-road ekstrem jadi daya tarik utama

Salah satu atraksi yang paling menyita perhatian adalah zona Monster Truck. Di area ini, pengunjung bisa merasakan simulator adrenalin ekstrem yang dibuat untuk menghadirkan kondisi medan berat.

Simulator tersebut menggunakan Denza B5, kendaraan berpenggerak empat roda dengan teknologi DM-O yang diklaim tangguh untuk kebutuhan off-road. Pengunjung juga bisa merasakan sensasi melintasi tanjakan ekstrem dengan kemiringan hingga 50 derajat.

Area ini sekaligus menjadi demonstrasi kemampuan kendaraan dalam menghadapi kondisi jalan ekstrem. Bagi pengunjung, pengalaman tersebut menjadi salah satu cara paling langsung untuk menguji citra tangguh teknologi elektrifikasi BYD.

Teknologi yang dibawa ke kehidupan sehari-hari

Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, menjelaskan bahwa festival ini dirancang sebagai wadah untuk memperkenalkan teknologi BYD yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Ia menyebut BYD ingin membawa teknologi yang dekat dengan kebutuhan harian, termasuk inovasi yang menggabungkan EV dan DM.

Festival ini juga menampilkan Platform 3.0 sebagai basis pengembangan kendaraan listrik modern milik BYD. Teknologi tersebut diklaim mampu meningkatkan efisiensi kendaraan listrik, mulai dari optimalisasi performa hingga pengembangan sistem keselamatan dan kenyamanan berkendara.

Eagle Zhao menegaskan bahwa Tech-Culture Fest bukan sekadar acara tunggal. Menurut dia, ajang ini menjadi awal dari rangkaian tur nasional yang akan dibawa ke berbagai kota di Indonesia.

Dibuka untuk umum tanpa biaya

Keterbukaan acara menjadi salah satu alasan festival ini berpotensi menarik perhatian publik yang lebih luas. Pengunjung bisa masuk secara gratis dan menikmati berbagai fasilitas interaktif tanpa perlu biaya tambahan.

Kehadiran acara ini juga memberi kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat perkembangan mobil listrik dan hybrid yang terus berkembang di Indonesia. Dengan format yang menggabungkan edukasi, demonstrasi teknologi, dan pengalaman berkendara, BYD mencoba membangun kedekatan yang lebih kuat dengan calon pengguna di Tanah Air.

Setelah Jakarta, BYD menyebut pengalaman serupa akan dibawa ke sejumlah kota lain. Sumatra, Semarang, Bandung, Surabaya, dan banyak kota lainnya masuk dalam rencana tur nasional yang disiapkan perusahaan.

Source: www.liputan6.com
Terkait