
Pasar mobil elektrifikasi di Indonesia akan mendapat tambahan pemain baru dari Jaecoo. Merek tersebut memberi sinyal kuat bahwa model anyar akan segera meluncur dan menyasar konsumen Tanah Air lewat jalur kendaraan ramah lingkungan.
Kabar itu datang setelah Jaecoo mencatat respons positif dari lini SUV yang sudah lebih dulu dikenal, seperti Jaecoo J5, J7, hingga J8 SHS. Dengan modal itu, Jaecoo Indonesia kini menyiapkan langkah berikutnya untuk memperluas portofolio di segmen elektrifikasi.
Model baru masuk kategori NEV
Head of Marketing Jaecoo Indonesia, Ilham Pratama, menyampaikan bahwa produk anyar yang disiapkan tahun ini akan masuk kategori NEV atau New Energy Vehicle. Pernyataan itu disampaikan di kawasan Bogor, Jawa Barat, pada Kamis (21/5/2026).
Ilham menegaskan bahwa Jaecoo akan menghadirkan model baru lagi dalam tahun ini. Ia juga menyebut produk tersebut sebagai bagian dari komitmen merek untuk membawa kendaraan ramah lingkungan ke pasar Indonesia.
Meski identitas modelnya belum dibuka, sinyal kehadirannya sudah cukup jelas. Jaecoo masih menimbang beberapa opsi teknologi elektrifikasi untuk produk baru ini.
Masih terbuka antara EV dan PHEV
Ilham menyebut ada peluang model baru tersebut hadir sebagai mobil listrik penuh atau plug-in hybrid electric vehicle. Artinya, Jaecoo belum mengunci satu jalur teknologi, tetapi sudah memastikan arah elektrifikasinya.
Pernyataan itu membuat pasar menaruh perhatian pada model yang akan dibawa merek asal Tiongkok tersebut. Pilihan antara full EV dan PHEV juga penting karena keduanya menawarkan karakter penggunaan yang berbeda bagi konsumen.
Tetap mempertahankan DNA SUV
Di tengah banyaknya opsi elektrifikasi, Jaecoo memastikan model barunya tetap mengusung format Sport Utility Vehicle. Hal itu sejalan dengan identitas merek yang selama ini memang fokus pada SUV modern dan berteknologi tinggi.
Ilham menegaskan bahwa fokus Jaecoo tetap berada di segmen SUV. Karena itu, model baru yang disiapkan juga diproyeksikan mengikuti karakter tersebut.
Pilihan ini relevan dengan pasar Indonesia yang masih menyukai SUV berdesain gagah, kabin lega, dan teknologi yang terus berkembang. Di saat yang sama, konsumen juga semakin mempertimbangkan efisiensi energi dalam memilih kendaraan.
Persaingan elektrifikasi makin ketat
Kehadiran model NEV baru berpotensi memperkuat posisi Jaecoo di segmen kendaraan elektrifikasi premium. Langkah ini juga datang saat tren SUV elektrifikasi di pasar otomotif nasional terus tumbuh.
Jaecoo sendiri sudah memiliki beberapa model SUV elektrifikasi di pasar global yang dinilai berpeluang masuk ke Indonesia. Jika rencana ini berjalan mulus, persaingan di kelas SUV elektrifikasi diperkirakan akan semakin sengit.
Bagi pasar domestik, sinyal ini menegaskan bahwa Jaecoo tidak sekadar memperluas lini produk. Merek ini juga sedang membangun pijakan yang lebih kuat di tengah perubahan preferensi konsumen menuju kendaraan elektrifikasi.
Source: www.liputan6.com








