
Geely Auto Indonesia mulai menegaskan posisinya di pasar nasional setelah mencatat penjualan yang menonjol pada empat bulan pertama 2026. Data Gaikindo menunjukkan merek ini membukukan wholesales 4.703 unit dan retail sales 4.143 unit di Indonesia.
Capaian itu menempatkan Geely dalam jajaran elit merek otomotif Tiongkok yang kini diperhitungkan di pasar domestik. Momentum tersebut menjadi penting karena pertumbuhan penjualan dibarengi perluasan jaringan diler dan penguatan layanan purna jual.
Kinerja ini dinilai tidak lepas dari lini produk yang dianggap relevan dengan kebutuhan konsumen lokal. Geely juga memanfaatkan kombinasi teknologi modern, desain futuristik, dan harga yang kompetitif untuk menarik minat pasar.
Permintaan terhadap Geely EX2 disebut cukup signifikan. Respons itu memperlihatkan bahwa penetrasi Geely tidak hanya bertumpu pada nama besar global, tetapi juga pada penerimaan produk di level ritel.
Di tengah persaingan ketat antarbrand Tiongkok, langkah Geely terlihat agresif karena tidak berhenti pada penjualan. Perusahaan juga memperkuat fondasi bisnis melalui jaringan distribusi dan layanan yang lebih dekat dengan konsumen.
PT Dwi Putra Motor sebagai mitra strategis meresmikan dua diler baru Geely pada Jumat, 22/5. Ekspansi ini dilakukan untuk memperluas jangkauan layanan sekaligus meningkatkan respons terhadap kebutuhan pelanggan.
Menurut Jongkie D. Sugiarto, Presiden Direktur PT Panji Rama Otomotif yang menaungi diler Geely BSD dan Geely Pos Pengumben, perluasan jaringan dilakukan demi menghadirkan layanan yang lebih luas dan responsif. Pernyataan itu menegaskan bahwa ekspansi diler menjadi bagian dari strategi memperkuat pengalaman konsumen, bukan sekadar menambah titik penjualan.
Menariknya, kedua diler tersebut sebenarnya sudah lebih dulu beroperasi sebelum diresmikan. Langkah itu dilakukan untuk menguji respons pasar sejak pertengahan tahun lalu.
Jaringan Diler Mulai Dipadatkan
Diler pertama yang diresmikan adalah Geely BSD di kawasan Tangerang. Fasilitas ini sudah aktif beroperasi sejak Juli 2025.
Geely BSD berdiri di atas lahan 2.803 meter persegi dengan luas bangunan 1.500 meter persegi. Infrastruktur itu disiapkan untuk memberi kenyamanan bagi konsumen yang ingin melihat unit secara langsung maupun melakukan perawatan kendaraan.
Diler kedua adalah Geely Pos Pengumben yang berlokasi di Jakarta Barat. Cabang ini telah melayani pelanggan sejak September 2025.
Geely Pos Pengumben dibangun di atas lahan 1.131 meter persegi dengan luas bangunan 1.100 meter persegi. Meski dimensinya berbeda dari cabang BSD, standar pelayanan yang diusung tetap mengarah pada layanan premium yang serupa.
Kedua diler di bawah PT Dwi Putra Motor itu telah dilengkapi fasilitas penuh 3S, yakni sales, service, dan sparepart. Kehadiran fasilitas lengkap ini penting untuk menjawab kebutuhan konsumen sejak tahap pembelian hingga perawatan kendaraan.
Penguatan jaringan purna jual menjadi salah satu aspek yang kerap menentukan keberlanjutan merek baru di Indonesia. Karena itu, ekspansi Geely tidak hanya berbicara soal memperbesar volume, tetapi juga membangun kepercayaan melalui kesiapan layanan.
Target Jaringan hingga Akhir 2026
Sales and Channel Development Director Geely Auto Indonesia, Constantinus Herlijoso, menyebut dua diler milik PT Dwi Putra Motor ini merupakan diler ke-46 dan ke-47. Jumlah itu menjadi bagian dari target total 80 diler yang akan diresmikan Geely Indonesia hingga akhir 2026.
Target tersebut menunjukkan bahwa ekspansi Geely masih akan berlanjut dalam waktu dekat. Dengan jaringan yang terus bertambah, merek ini berupaya memperluas titik kontak dengan konsumen di berbagai wilayah.
Strategi ini memberi sinyal bahwa Geely ingin membangun bisnis jangka panjang di Indonesia. Penjualan yang kuat pada awal tahun menjadi modal, tetapi perluasan jaringan menjadi penopang agar pertumbuhan bisa dijaga.
Di pasar yang semakin padat oleh pemain asal Tiongkok, keberhasilan biasanya ditentukan oleh kombinasi produk, harga, dan layanan. Geely tampak mencoba mengunci ketiganya sekaligus lewat performa penjualan, penerimaan model seperti EX2, serta percepatan pengembangan diler.
Masuknya Geely ke kelompok merek Tiongkok yang disegani di Indonesia bukan hanya tercermin dari angka wholesales dan retail sales. Perkembangan itu juga terlihat dari keseriusan membangun ekosistem 3S dan mempercepat realisasi jaringan hingga puluhan diler di berbagai titik.
Source: kabaroto.com








