Mazda CX-5 Baru Makin Besar Dan Canggih, Kini Pakai Mild Hybrid 2.5 Liter

Mazda resmi memperkenalkan CX-5 generasi terbaru untuk model tahun 2026 dengan paket perubahan yang terasa menyeluruh. SUV andalan asal Jepang ini tidak hanya tampil lebih besar, tetapi juga membawa mesin mild hybrid, kabin yang lebih canggih, dan revisi kenyamanan yang cukup signifikan.

Bagi pasar global, langkah ini penting karena CX-5 merupakan salah satu model paling strategis Mazda. SUV tersebut dipasarkan di sekitar 130 negara, mencatat penjualan sekitar 330 ribu unit per tahun, dan sudah melampaui total 5 juta unit secara kumulatif di seluruh dunia.

Desain Lebih Besar dan Kabin Lebih Lapang

Mazda CX-5 terbaru mengadopsi bahasa desain terbaru Mazda yang tampil lebih elegan dan modern. Dimensi mobil ikut membesar dengan panjang mencapai 4.690 mm dan wheelbase bertambah 115 mm dibanding generasi sebelumnya.

Perubahan itu berdampak langsung pada ruang kabin, terutama di baris kedua. Mazda menyebut ruang kaki penumpang belakang bertambah sekitar 70 mm, sehingga kenyamanan saat perjalanan jauh ikut meningkat.

Bagasi juga ikut direvisi agar lebih praktis untuk kebutuhan harian. Area kargo diklaim mampu memuat stroller secara vertikal bersama koper ukuran sedang.

Interior Lebih Canggih dan Minimalis

Masuk ke dalam kabin, nuansa premium Mazda CX-5 terbaru terasa lebih kuat. Dashboard kini memakai desain minimalis dan varian tertinggi mendapat layar infotainment besar hingga 15,6 inci.

Mazda juga mengurangi penggunaan tombol fisik dan memindahkan sebagian besar pengaturan ke layar sentuh. Sistem hiburan baru ini sudah mendukung Google Built-In, Apple CarPlay, dan Android Auto.

Meski begitu, Mazda tetap mempertahankan tombol fisik pada setir. Langkah ini dipilih agar beberapa fitur penting tetap mudah diakses saat berkendara.

Mesin 2.5 Liter Mild Hybrid

Di balik kap mesin, Mazda CX-5 terbaru memakai mesin 2.5-liter bensin mild hybrid. Mesin ini dipadukan motor listrik kecil untuk membantu akselerasi awal sekaligus meningkatkan efisiensi bahan bakar.

Transmisi yang digunakan masih otomatis 6-percepatan torque converter seperti pada model lama. Mazda mengklaim konsumsi BBM meningkat sekitar 10 persen dibanding generasi sebelumnya.

Untuk model penggerak roda depan, konsumsi BBM versi WLTC disebut mencapai 15,2 km/liter. Angka ini menjadi salah satu sorotan utama karena menunjukkan efisiensi yang lebih baik tanpa mengubah karakter dasar SUV tersebut.

Kenyamanan Berkendara Ikut Disempurnakan

Mazda juga memberi perhatian besar pada sisi kenyamanan. Peredaman kabin direvisi agar suara angin dan suara ban lebih minim saat mobil melaju dalam kecepatan tinggi.

Suspensi turut disempurnakan lewat revisi pegas dan shock absorber. Hasilnya, bantingan terasa lebih halus namun tetap stabil ketika mobil diajak bermanuver.

Karakter handling khas Mazda tetap dipertahankan. Respons setirnya masih presisi dan natural saat melewati tikungan, sehingga CX-5 tetap menjaga identitas berkendaranya.

Hybrid Lebih Bertenaga Disiapkan

Meski mesin 2.5-liter naturally aspirated masih dianggap cukup untuk kebutuhan harian, sejumlah penguji menilai performanya terasa kurang agresif untuk bodi yang kini lebih besar. Karena itu, Mazda dikabarkan tengah menyiapkan versi hybrid baru dengan performa lebih tinggi yang akan hadir mulai 2027.

Kehadiran CX-5 generasi terbaru menunjukkan fokus Mazda untuk mempertahankan posisi di segmen SUV medium global. Perubahan pada desain, teknologi, ruang kabin, dan efisiensi membuat model ini tampil lebih modern sekaligus lebih premium dari sebelumnya.

Source: moladin.com
Exit mobile version