Dominasi BYD di pasar kendaraan energi baru China belum terlihat goyah pada Mei 2026. Dengan penjualan 376.990 unit, produsen mobil listrik terbesar di China itu masih melaju jauh di depan para pesaingnya.
Jarak itu menjadi penting karena pesaing terdekat belum mendekati level yang sama. Geely berada di posisi berikutnya dengan 133.355 unit, disusul Chery Group dengan 100.304 unit, sementara sejumlah produsen lain masih berkutat di kisaran puluhan ribu unit per bulan.
BYD tetap berada di kelas sendiri
Data penjualan menunjukkan BYD bukan hanya memimpin, tetapi juga memperlebar jarak dari kelompok pesaing. CarNewsChina menilai selisih ini menegaskan adanya pemisahan yang jelas antara produsen dengan volume di atas 100.000 unit dan pemain lain yang masih berada di kisaran 30.000 hingga 40.000 unit.
Di lini penumpang, penjualan BYD pada Mei tercatat naik 60 unit dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Angka itu menarik karena sebelumnya perusahaan sempat mengalami penurunan tahunan selama delapan bulan berturut-turut.
Salah satu motor pertumbuhan BYD datang dari Fang Cheng Bao. Merek tersebut membukukan 30.186 unit, tumbuh 139,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Siapa yang paling dekat mengejar?
Geely tetap menjadi penantang terbesar berikutnya, tetapi jaraknya masih sangat lebar dari BYD. Grup itu membukukan 133.355 unit kendaraan energi baru pada Mei, meski secara tahunan turun 3,4 persen.
Di dalam kelompok Geely, Zeekr memberi sinyal berbeda. Merek premium kendaraan listrik itu mencatat 34.377 unit, naik 81,8 persen dibandingkan tahun lalu.
Chery Group juga menjaga momentumnya. Penjualan 100.304 unit pada Mei menandai bulan kedua berturut-turut angka NEV mereka menembus 100.000 unit.
Kelompok menengah mulai bergerak
Di luar tiga besar, Leapmotor tampil sebagai salah satu nama yang paling agresif. Perusahaan itu mengirimkan 81.569 unit, naik 81,0 persen secara tahunan, sekaligus mencetak rekor baru dan mempertahankan posisi teratas di kelompok startup kendaraan energi baru untuk bulan keempat berturut-turut.
Nio juga membukukan pertumbuhan kuat dengan 37.705 unit, naik 62,4 persen dibandingkan tahun lalu. Dari jumlah itu, merek utama Nio menyumbang 20.013 unit, Onvo 12.029 unit, dan Firefly 5.663 unit.
Huawei melalui Harmony Intelligent Mobility Alliance atau HIMA mengirimkan 46.122 unit pada Mei. Xiaomi juga tercatat mengirimkan lebih dari 30.000 unit, menambah padat persaingan di segmen bawah tengah pasar.
Pemain besar lain belum cukup konsisten
Li Auto mencatat 33.350 unit, tetapi angkanya turun 18,4 persen dibandingkan tahun lalu. Xpeng membukukan 32.158 unit dengan penurunan 4,1 persen secara tahunan.
Changan menjual 92.400 kendaraan energi baru pada periode yang sama. Di bawahnya, Deepal mencatat 33.243 unit dan naik 30,3 persen, sedangkan Avatr menjual 7.336 unit dan turun 42,5 persen.
GWM juga masuk daftar pemain yang tetap aktif, dengan penjualan 30.447 kendaraan energi baru pada Mei 2026. Namun, angka-angka itu masih menunjukkan bahwa belum ada pesaing yang benar-benar mampu menutup jarak dengan BYD dalam waktu dekat.
