BYD Tembus 376 Ribu Unit Sebulan, Yuan Jadi Model Paling Laris Dengan 56 Ribu Penjualan

BYD kembali mencatat lonjakan penjualan bulanan yang besar pada Mei 2026. Produsen kendaraan listrik asal China itu menjual 376.990 mobil penumpang, naik 19,4 persen dibandingkan bulan sebelumnya.

Namun, pertumbuhan tahunan BYD terlihat lebih datar. Volume penjualan Mei 2026 hanya terpaut 60 unit lebih tinggi dibanding periode yang sama tahun lalu, sehingga kenaikan bulanan ini belum sepenuhnya mengubah gambaran pertumbuhan tahunan perusahaan.

Dua lini utama masih jadi penopang terbesar

Kontributor terbesar penjualan BYD tetap datang dari dua lini utamanya, Dynasty dan Ocean. Kedua seri itu menyumbang total 330.215 unit sepanjang Mei, atau porsi terbesar dari seluruh penjualan perusahaan.

Di seri Dynasty, model Yuan menjadi yang paling laris dengan 56.691 unit. Song menyusul dengan 51.370 unit, sementara keluarga Qin mencatat 28.360 unit.

Kinerja serupa terlihat di seri Ocean. Lima model utamanya, yaitu Seagull, Dolphin, Seal, Sealion, dan Song Plus, sama-sama menembus penjualan di atas 20.000 unit selama bulan tersebut.

Sealion dan Seagull mencuri perhatian

Di antara lini Ocean, Sealion menjadi model dengan penjualan tertinggi setelah membukukan 42.615 unit. Seagull juga mencatat performa kuat karena mendekati 40.000 unit dalam sebulan.

BYD menyebut ada delapan kendaraan yang mampu menembus penjualan di atas 20.000 unit sepanjang Mei 2026. Angka ini menunjukkan basis model laris perusahaan masih cukup lebar di pasar domestik.

Sub-merek premium ikut naik

Selain merek utama, sub-merek premium BYD juga menunjukkan pertumbuhan. Denza, Fang Cheng Bao, dan Yangwang sama-sama mencatat peningkatan penjualan pada Mei.

Fang Cheng Bao menjadi salah satu yang paling menonjol setelah membukukan penjualan lebih dari 30.000 unit dalam satu bulan. Secara rinci, merek ini mencatat 30.186 unit pada Mei dan total kumulatif 123.867 unit sepanjang tahun berjalan.

Denza juga mencatat kinerja positif dengan total 16.308 unit pada Mei. Kumulatif tahun berjalan merek ini mencapai 46.189 unit.

Pada level model, Denza D9 terjual 6.721 unit. Denza Z9 dan Z9 GT secara gabungan membukukan 5.952 unit, sementara Fang Cheng Bao Ti7 mencatat penjualan 18.280 unit.

Yangwang berada di level yang jauh lebih kecil, tetapi tetap mencatat penjualan 286 unit pada Mei 2026. Total kumulatif tahun berjalan merek premium tersebut mencapai 1.502 unit.

Ekspor jadi mesin pertumbuhan lain

Di luar pasar domestik, ekspansi internasional menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan BYD. Sepanjang Mei, perusahaan mengekspor 160.177 kendaraan penumpang dan pikap ke berbagai negara.

Angka itu melonjak 80,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Dengan demikian, pasar luar negeri kini menjadi salah satu sumber pertumbuhan terkuat bagi pabrikan asal China tersebut.

BYD juga menggunakan nama berbeda untuk sejumlah model di pasar internasional. Yuan Up dipasarkan sebagai Atto 2, sementara Yuan Plus dikenal sebagai Atto 3.

Seagull juga punya nama lain, yakni Dolphin Mini dan Dolphin Surf di beberapa pasar. Fang Cheng Bao 5 dan Fang Cheng Bao 8 masing-masing dipasarkan sebagai Denza B5 dan Denza B8.

Berita Terkait

Back to top button