
Yamaha Motor resmi meluncurkan penyegaran Axis Z model 2026 di Jepang pada 31 Maret 2026. Skutik 124 cc ini langsung menarik perhatian karena mencatat konsumsi BBM 51,9 km/liter dan membawa bagasi bawah jok 37,5 liter.
Kombinasi itu membuat Axis Z 2026 menonjol di segmen skutik komuter. Di atas kertas, motor ini menawarkan efisiensi tinggi sekaligus ruang simpan yang bahkan lebih besar dari sejumlah skutik bertubuh bongsor.
Perhatian publik juga mengarah pada pertanyaan yang relevan bagi pasar Indonesia, yakni apakah skutik ini lebih irit dari Vario. Namun, data yang tersedia saat ini hanya menegaskan klaim konsumsi BBM Axis Z 2026 sebesar 51,9 km/liter berdasarkan standar WMTC.
Di luar efisiensi, Axis Z 2026 membawa paket yang sangat berorientasi fungsi harian. Bobot totalnya hanya 100 kg, sehingga cocok untuk mobilitas padat, jalan sempit, dan manuver di area parkir.
Bagasi jadi daya tarik utama
Salah satu sorotan terbesar pada Axis Z 2026 adalah kapasitas bagasinya yang mencapai 37,5 liter. Angka itu melampaui Yamaha NMAX 155 yang tercatat 23,3 liter dan Honda PCX 160 yang berada di 30 liter.
Bahkan dibanding Honda Lead 125, selisihnya masih tipis tetapi tetap unggul. Lead 125 disebut memiliki bagasi 37 liter, sementara Axis Z 2026 menyentuh 37,5 liter.
Kapasitas besar itu bukan hadir tanpa alasan teknis. Yamaha memakai velg 10 inci di depan dan belakang, yang ikut membantu memaksimalkan ruang penyimpanan di bawah jok.
Pendekatan ini menegaskan karakter Axis Z sebagai skutik komuter urban. Fokusnya bukan performa tinggi, melainkan kepraktisan untuk membawa barang, belanja, atau kebutuhan harian.
Mesin 124 cc dan konsumsi BBM
Di sektor mesin, Axis Z 2026 menggunakan mesin Blue Core 124 cc, 4-tak, SOHC, 2-katup, silinder tunggal berpendingin udara. Sistem bahan bakarnya sudah mengandalkan fuel injection dan dipadukan dengan transmisi otomatis CVT V-Belt.
Tenaga maksimumnya tercatat 8,3 dk pada 7.000 rpm. Torsi puncaknya 9,8 Nm pada 5.000 rpm, sebuah karakter yang lebih menekankan respons putaran bawah.
Karakter torsi tersebut penting untuk penggunaan harian di wilayah perkotaan. Dalam kondisi stop and go, dorongan di putaran rendah biasanya lebih terasa berguna ketimbang angka tenaga puncak.
Konsumsi BBM 51,9 km/liter menjadi nilai jual paling kuat di kelasnya. Dengan tangki 5,5 liter yang ditempatkan di depan kiri, jarak tempuh per isi penuh disebut bisa mencapai sekitar 285 km.
Ringan, kompak, dan ramah dipakai harian
Dimensi Axis Z 2026 tergolong kompak dengan ukuran 1.790 x 685 x 1.145 mm. Jarak sumbu rodanya 1.275 mm, sementara ketinggian jok berada di 770 mm.
Ketinggian jok itu membuatnya relatif ramah untuk berbagai postur pengendara. Yamaha juga mencantumkan ground clearance 125 mm untuk kebutuhan penggunaan harian.
Ban depan dan belakang sama-sama berukuran 100/90-10. Untuk pengereman, skutik ini memakai cakram tunggal di depan dan tromol di belakang, serta sudah dilengkapi Unified Brake System atau UBS.
Paket ini memperlihatkan prioritas Axis Z 2026 sebagai kendaraan komuter. Bobot ringan dan ukuran ringkas menjadi nilai penting bagi pengguna yang sering melewati gang sempit atau area padat.
Desain dan posisi pasar
Secara tampilan, Axis Z 2026 membawa nuansa retro-modern yang mengingatkan pada Yamaha Mio generasi awal. Namun, desainnya tetap diarahkan pada kebutuhan modern yang fungsional.
Yamaha menyiapkan empat pilihan warna untuk model 2026. Tiga di antaranya adalah Dark Bluish Gray Metallic, Matte Dull Purplish Blue Metallic, dan Bluish White Pearl, ditambah Black Metallic X yang tetap dipertahankan.
Di Jepang, motor ini diposisikan sebagai skutik komuter urban. Fokus utamanya adalah ringan, irit, bagasi besar, dan fungsional untuk mobilitas harian.
Kompetitor utamanya di pasar Jepang adalah Honda Lead 125. Persaingan itu masuk akal karena keduanya sama-sama bermain di area skutik 125 cc dengan orientasi kepraktisan dan kapasitas bagasi besar.
Harga dan peluang masuk Indonesia
Harga resmi Yamaha Axis Z 2026 di Jepang berada di rentang ¥266.000 hingga ¥292.600, sudah termasuk pajak 10 persen. Distribusi resminya di pasar Jepang dimulai pada 31 Maret 2026.
Untuk Indonesia, belum ada informasi resmi dari Yamaha Indonesia mengenai rencana pemasukan model ini. Meski begitu, skutik tersebut mulai ramai dibicarakan oleh komunitas importir tidak resmi dan penggemar skutik compact 125 cc.
Perkiraan harga di Indonesia melalui jalur importir tidak resmi disebut berada di kisaran Rp 28,8 juta hingga Rp 39 juta. Dengan bekal konsumsi BBM 51,9 km/liter, bagasi 37,5 liter, dan bobot 100 kg, Axis Z 2026 menjadi model yang mudah menarik perhatian konsumen yang mengutamakan efisiensi dan kepraktisan.









