REV’IT! menunjukkan bahwa pembuatan racing leathers untuk MotoGP bukan sekadar soal mesin dan teknologi digital. Di fasilitas Tailortech di Italia, prosesnya justru menggabungkan pengukuran sangat rinci, pemindaian tubuh penuh, dan pengerjaan tangan yang masih memegang peran utama.
Perhatian pada detail itu penting karena satu set baju balap harus pas di tubuh rider, tetapi tetap memungkinkan mereka bergerak optimal di atas maupun di luar motor. Dalam program made-to-measure Tailortech, REV’IT! saat ini menawarkan tiga tipe race suit, dengan pola dasar yang sudah ditentukan sejak awal sesuai model yang dipilih.
23 Ukuran untuk Satu Set Suit
Salah satu hal paling menonjol dari proses ini adalah jumlah data yang dikumpulkan. REV’IT! mengambil total 23 ukuran terpisah untuk memastikan setiap suit custom mengikuti bentuk tubuh rider secara presisi.
Pengukuran itu bukan hanya soal kenyamanan. Setiap detail juga membantu memastikan panel stretch bekerja sebagaimana mestinya, sehingga suit tetap protektif tanpa menghambat pergerakan pengendara.
Di fasilitas Tailortech, proses fitting juga melibatkan full body scanning. Langkah ini dipakai untuk menambah akurasi sebelum semua ukuran dikonfirmasi dan masuk ke tahap berikutnya.
Dari Ukuran ke Pola Digital
Setelah data tubuh lengkap terkumpul, seluruh potongan pola disusun di perangkat lunak. Elemen grafis seperti logo sponsor, nama pembalap, dan angka balap juga diposisikan secara digital pada tahap ini.
Setiap layout kemudian diperiksa ulang sebelum mendapat persetujuan. Setelah lolos pengecekan, pola suit diproyeksikan dengan laser ke lembaran kulit berukuran besar untuk meminimalkan kesalahan pemotongan.
Kulit tersebut lalu dipotong memakai mesin khusus dengan tingkat presisi tinggi. Proses ini mengurangi pekerjaan manual yang berulang dan menjaga setiap potongan tetap konsisten dengan rancangan awal.
Bagian Penting Tetap Dikerjakan Tangan
Meski banyak tahap awal sudah terdigitalisasi, pekerjaan inti suit masih dilakukan secara manual. Sejumlah penjahit terampil menjahit setiap suit dengan tangan, lalu menjalani pemeriksaan kualitas sebelum komponen pelindung dipasang.
Tahap akhir juga mencakup pemasangan armor, speed hump, dan airbag pada tiap suit. Kombinasi antara teknologi dan keterampilan tangan inilah yang membuat produksi racing leathers terasa sangat khas, terutama untuk kebutuhan pembalap dan penggemar track day.
Video tur fasilitas Tailortech yang dibagikan oleh mantan pembalap BSB, Taylor Mackenzie, memperlihatkan detail proses yang jarang terlihat publik. Dari pengukuran hingga perakitan akhir, setiap langkah tampak dirancang untuk memastikan satu hal utama: suit harus pas, aman, dan siap dipakai saat kecepatan menjadi segalanya.
