
Chery kembali memancing rasa penasaran lewat satu unit yang tertangkap sedang uji jalan di jalur tol Jakarta-Cikampek menuju Trans Jawa. Mobil berkamuflase itu terlihat sangat mirip dengan Chery J6, namun sejumlah detail membuatnya diduga kuat membawa teknologi EREV atau Extended-Range Electric Vehicle.
Sinyal paling jelas datang dari penampilannya yang tidak memakai list biru pada pelat nomor. Selain itu, mobil ini memiliki dua port pengisian, komponen knalpot, dan tampilan bodi yang masih sangat dekat dengan versi listrik murni yang sudah beredar di Indonesia.
Kemiripan dengan J6, tapi pakai teknologi beda
Di pasar domestik China, model ini dikenal sebagai Chery Fulwin X3L. Secara desain, tampilannya tak berbeda jauh dari versi EV, sehingga perbedaan utamanya justru ada di sektor penggerak.
Teknologi EREV tetap membawa mesin bakar, tetapi perannya bukan untuk menggerakkan roda secara langsung. Mesin itu berfungsi sebagai genset, sementara roda tetap digerakkan penuh oleh motor listrik.
Spesifikasi mesin dan performa
Mengutip spesifikasi yang beredar di pasar China, Chery J6 EREV atau Fulwin X3L memakai mesin bensin 1.500 cc dengan tenaga 115 kW atau 154 Hp. Mesin itu bekerja bersama dual motor listrik dengan keluaran gabungan 315 kW atau 422 Hp dan torsi 505 Nm.
Catatan akselerasinya juga cukup agresif untuk kelas SUV ringkas. Mobil ini diklaim mampu melesat dari posisi diam ke 100 km/jam dalam 4,7 detik.
Jarak tempuh jadi nilai jual utama
Selain sensasi berkendara yang mendekati mobil listrik, EREV menawarkan efisiensi BBM dan jarak tempuh yang panjang. Chery J6 EREV diklaim mampu menempuh lebih dari 1.200 km dalam sekali pengisian penuh baterai dan tangki BBM.
Di China, model ini tersedia dengan dua opsi kapasitas baterai, yakni 20,638 kWh dan 33,679 kWh. Kombinasi itulah yang membuatnya menarik sebagai alternatif kendaraan elektrifikasi untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh.
Bodi boxy dan kabin modern
Fulwin X3L tetap mempertahankan gaya boxy khas SUV off-road. Detail eksteriornya mencakup lampu depan-belakang memanjang, handle pintu tersembunyi, dan kotak penyimpanan tambahan di bagian belakang.
Bagian kabinnya juga dibuat modern dengan layar sentral besar mengambang, panel instrumen LCD penuh, setir multifungsi tiga palang, ventilasi AC persegi panjang, dan dua slot pengisian daya smartphone nirkabel.
Posisi pasar dan peluang masuk Indonesia
Di China, mobil ini dipasarkan mulai 109.900 hingga 159.900 Yuan. Jika mengacu pada kurs saat ini, banderolnya setara sekitar Rp291 jutaan hingga Rp424 jutaan.
Fulwin X3L juga masuk kategori SUV ringkas dengan panjang 4.545 mm, lebar 1.950 mm, tinggi 1.815 mm, dan konfigurasi 5-penumpang. Kehadiran unit uji jalan di Indonesia membuat peluang peluncurannya tahun ini mulai ramai dibicarakan, meski belum ada pengumuman resmi dari Chery.
Source: www.oto.com








