Harga CRF250 Series kembali naik dan kini membuat salah satu modelnya nyaris menembus Rp 100 juta. PT Astra Honda Motor (AHM) menyesuaikan banderol CRF250 Rally menjadi Rp 99,3 juta OTR Jakarta, sementara CRF250L juga ikut terkerek ke Rp 91.650.000.
Kenaikan ini terasa signifikan karena CRF250 Rally pada April lalu masih berada di level Rp 97.247.000. Selisihnya mencapai Rp 2.073.000, sedangkan jika dibandingkan dengan harga peluncuran pada 2017 yang sebesar Rp 62,9 juta, kenaikannya sudah sekitar Rp 36 jutaan.
CRF250 Rally Makin Dekat ke Rp 100 Juta
Posisi harga terbaru membuat CRF250 Rally berada sangat dekat dengan batas Rp 100 juta. Untuk segmen motor petualang, angka ini menegaskan bahwa model dual-purpose Honda tersebut kini masuk ke kelas harga yang jauh lebih tinggi dibanding saat pertama kali hadir di Indonesia.
CRF250L juga tidak luput dari penyesuaian. Motor trail itu sekarang dipasarkan Rp 91.650.000, sehingga jarak harganya dengan CRF250 Rally masih relatif tipis di pasar saat ini.
Status Impor dan Faktor Biaya
Honda CRF250L merupakan produk utuh yang didatangkan dari Thailand. Status impor utuh ini membuat CRF250 Series dikenakan Bea Masuk Impor, PPN, dan pajak kendaraan lainnya.
Selain faktor pajak, nilai tukar dolar AS dan rupiah juga ikut memengaruhi harga jual. Kombinasi faktor-faktor tersebut membuat penyesuaian harga pada motor impor seperti CRF250 Series menjadi lebih mudah terjadi.
Mesin Tetap Sama
Meski harga naik, tidak ada perubahan pada sektor dapur pacu. CRF250 Rally dan CRF250L sama-sama memakai mesin 250cc DOHC silinder tunggal berpendingin cairan.
Mesin ini menghasilkan tenaga maksimum 18,3 kW pada 9.000 rpm dan torsi maksimum 23,0 Nm pada 6.500 rpm. Karakter tenaga tersebut tetap ditujukan untuk menghadirkan akselerasi yang lebih responsif di berbagai kondisi jalan.
Fitur Pendukung Masih Dipertahankan
Kedua model juga masih menggunakan assist/slipper clutch pada sistem transmisinya. Fitur ini membantu membuat penggunaan kopling lebih ringan, meredam hentakan engine brake, dan mencegah roda belakang selip saat pengendara menurunkan gigi secara cepat.
Di sektor kaki-kaki, CRF250 Rally dan CRF250L sama-sama dibekali inverted front fork Showa 43 mm di depan. Bagian belakangnya memakai suspensi Showa Pro-Link yang dirancang untuk mendukung mobilitas di berbagai kondisi jalan.
Dengan harga baru yang semakin mendekati Rp 100 juta, CRF250 Rally dan CRF250L kini tampil bukan hanya sebagai motor petualang bermesin 250cc, tetapi juga sebagai model impor yang sangat dipengaruhi biaya pajak dan kurs. Di tengah kenaikan itu, spesifikasi mesin dan perangkat pendukungnya tetap dipertahankan tanpa perubahan.
