Nio Inc. bersiap menutup bulan ini dengan pencapaian penting untuk ES9, model SUV flagship barunya. Ma Lin, wakil presiden branding dan komunikasi Nio, mengatakan di Weibo pada Jumat bahwa ES9 akan menembus 10.000 pengiriman later month ini.
Momentum itu menjadi sorotan bukan hanya karena angka pengiriman, tetapi juga karena tensi yang makin tinggi dengan Li Auto di segmen SUV besar China. Di saat Nio mendorong ES9 ke pasar, seorang eksekutifnya secara terbuka meragukan video uji sasis Li Auto yang menampilkan perbandingan ES9 dan Li L9.
Pengiriman cepat dan minat konsumen kuat
Nio meluncurkan ES9 secara resmi pada 27 Mei dan mulai mengirimkan unit pertama pada 28 Mei. Untuk model ini, Nio memasang harga awal 498.000 yuan atau sekitar $73.640.
Perusahaan juga menempatkan legenda basket Yao Ming sebagai chief experience officer untuk memperkuat daya tarik ES9. Pada varian lebih tinggi, Nio membekali ES9 dengan dua chip Shenji NX9031 dan sistem suspensi fully active SkyRide.
Minat pasar terhadap model ini terlihat dari waktu tunggu pemesanan. Untuk trim entry-level, konsumen harus menunggu 3 hingga 4 minggu, sedangkan dua trim lebih mahal dengan sistem chassis SkyRide memiliki waktu tunggu 16 hingga 17 minggu.
Eksekutif Nio soroti video uji Li Auto
Ma Lin menanggapi video uji perbandingan chassis yang dipublikasikan di mini-program resmi Li Auto. Video itu membandingkan performa suspensi Li L9 dan Nio ES9, tetapi Ma mempertanyakan keabsahan hasilnya.
Ia mengatakan video tersebut memperlihatkan ES9 berguncang pada kecepatan yang sama, atau bahkan lebih cepat, dalam mode standar dibandingkan ultra-soft mode, padahal mode itu membuat suspensi fully active bekerja pada intensitas yang sangat lemah. Menurut Ma, hasil itu tidak selaras dengan pengaturan produk kendaraan.
Ma meminta Li Auto memverifikasi keaslian video tersebut dan menjelaskan lingkungan pengujian serta setelan suspensi yang digunakan. Video kontroversial itu kemudian sudah dihapus dari platform resmi Li Auto.
Persaingan SUV besar makin memanas
Dalam unggahannya, Ma juga mengundang konsumen datang ke toko Nio untuk mencoba langsung ES9. Ia menilai pengalaman berkendara akan memperjelas kemampuan filter getaran sasis dan tingkat kebisingan mobil itu.
Di sisi lain, Li Auto baru saja memperbarui flagship SUV-nya untuk mempertahankan pangsa pasar. Perusahaan meluncurkan Li L9 extended-range versi terbaru pada 15 Mei dan menghadirkan trim lebih tinggi bernama Livis.
Trim Livis dibanderol mulai 509.800 yuan dan memakai dua chip smart driving Mach M100 yang dikembangkan sendiri oleh Li Auto. Namun, respons investor terhadap pembaruan Li L9 tercatat beragam.
Setelah peluncuran model itu, saham Li Auto di Hong Kong turun tajam. Analis Citi menilai upgrade Li L9 bukan pengubah permainan dan nilai cost-performance-nya hanya setara dengan para pesaing.
Dengan ES9 yang terus dikejar pengirimannya dan Li Auto yang agresif memperbarui L9, persaingan di kelas SUV besar tampak memasuki fase yang lebih panas. Nio kini berharap lonjakan pengiriman ES9 bisa mempertegas posisinya di pasar premium yang semakin padat.
Source: cnevpost.com