Oakland Kewalahan Notifikasi Mobil Curian, Sistem Flock Akhirnya Dimatikan

Sistem kamera pelat otomatis yang biasanya dijual sebagai alat untuk membantu polisi bekerja lebih efisien justru menjadi beban bagi Oakland Police Department. Tahun lalu, jaringan kamera Flock Safety di kota itu menghasilkan 1.099.837 hotlist alerts, dan jumlah itu membuat petugas kewalahan.

Lebih dari 620.000 peringatan di antaranya menandai plat nomor kendaraan yang dicuri. Karena departemen tidak punya cukup staf maupun sumber daya untuk menindaklanjuti semua notifikasi, polisi Oakland disebut memilih mematikan peringatan untuk kendaraan dan plat nomor curian.

Teknologi yang terlalu banyak memberi sinyal

Kasus ini menyoroti celah besar dalam cara teknologi pengenal pelat nomor dipasarkan kepada kepolisian. Sistem seperti ini kerap dijelaskan sebagai force multiplier, terutama untuk lembaga yang kekurangan personel, karena bisa membantu mengidentifikasi tersangka dan menemukan kendaraan curian lebih cepat.

Namun pengalaman Oakland menunjukkan masalah lain: volume data yang masuk bisa jauh melampaui kapasitas manusia untuk meresponsnya. Dalam praktiknya, teknologi yang dirancang untuk meringankan pekerjaan justru bisa menambah beban jika jumlah alert tidak sebanding dengan jumlah petugas di lapangan.

Perdebatan soal arti angka

Tidak semua pihak menafsirkan angka alert itu dengan cara yang sama. Kritikus yang dikutip Oakside.org menilai total peringatan bisa menyesatkan, karena satu mobil curian dapat memicu banyak alert saat melewati beberapa kamera selama berhari-hari atau berminggu-minggu.

Bryan Culbertson bahkan menyebut bahwa pada periode tersebut hanya ada sekitar 3.000 mobil yang dicuri, tetapi Flock mengirim sekitar 70 kali lipat alert untuk ditangani Oakland Police. Ia menyebut volume itu sebagai “noise” yang tidak berguna pada tingkat tersebut.

Tetap dianggap bagian dari strategi

Di sisi lain, Oakland Police tidak sepenuhnya menarik dukungan terhadap kamera itu. Dalam rapat terbaru Komisi Penasihat Privasi kota, Lt. Gabriel Urquiza menyebut teknologi tersebut hanya satu elemen dari strategi yang lebih luas untuk menekan kejahatan kekerasan.

Pernyataan itu menunjukkan bahwa kamera Flock masih dipandang sebagai alat pendukung, bukan solusi tunggal. Meski begitu, keputusan mematikan alert untuk mobil dan pelat curian menegaskan bahwa manfaat teknologi tetap bergantung pada kemampuan aparat menyaring dan menindaklanjuti data yang masuk.

Beban data dalam kepolisian modern

Flock sendiri dan sejumlah pejabat publik selama ini menggambarkan teknologi license plate reader sebagai cara untuk membantu lembaga yang kekurangan sumber daya. Oakland menjadi contoh bahwa janji itu tidak selalu berjalan mulus ketika jumlah notifikasi melampaui kapasitas operasional.

Rahul Sidhu, chief strategy officer Flock, menanggapi di media sosial bahwa volume alert seperti itu akan sulit ditangani oleh departemen mana pun dengan sumber daya terbatas. Perdebatan ini membuat Oakland menjadi studi kasus tentang masalah yang lebih besar dalam kepolisian modern: data hanya berguna jika akurat, relevan, dan bisa dikerjakan oleh petugas yang tersedia.

Source: www.carscoops.com

Berita Terkait

Back to top button