Almansa Meledak di FP1 Hungaria, Adrian Fernandez Kehilangan 6 Hasil dan Klasemen Ambruk

Moto3 GP Hungaria 2026 langsung memanas sejak Jumat di Balaton Park. David Almansa membuka akhir pekan dengan menjadi yang tercepat di FP1, saat paddock juga diguncang diskualifikasi besar terhadap Adrian Fernandez dari enam seri musim ini.

Kombinasi hasil di lintasan dan keputusan stewaris membuat sesi pembuka ini punya dampak lebih luas dari sekadar catatan waktu. Almansa menunjukkan kecepatan awal yang kuat, sementara kasus Fernandez mengubah peta klasemen dan hasil beberapa balapan sebelumnya.

Almansa, pembalap KTM dari Liqui Moly Dynavolt Intact GP, mencatat 1 menit 46,956 detik. Ia menjadi satu-satunya pembalap yang mampu menembus kisaran 1 menit 46 detik pada sesi tersebut.

Catatan itu cukup untuk mengalahkan Alvaro Carpe dari Red Bull KTM Ajo dengan selisih 0,107 detik. David Munoz berada di posisi ketiga setelah membukukan 1 menit 47,256 detik.

Persaingan di depan sempat dikuasai Munoz sepanjang sebagian besar sesi. Namun, Almansa mengambil alih posisi teratas pada enam menit terakhir dan mempertahankannya hingga akhir.

Hasil ini terasa menonjol karena Almansa datang ke Hungaria setelah mengalami radang amandel saat berlomba di Mugello pekan lalu. Kondisi itu ternyata tidak menghambat performanya pada hari pertama di Balaton Park.

Di belakang tiga besar, Ruche Moodley menempati posisi keempat untuk CODE Motorsports. Joel Kelso dan Adrian Fernandez melengkapi enam besar sesi latihan bebas pertama.

Posisi ketujuh hingga kesepuluh ditempati Eddie O’Shea, Maximo Quiles, Guido Pini, dan Rico Salmela. Komposisi 10 besar ini memberi gambaran awal persaingan ketat menjelang sesi Practice lanjutan dan kualifikasi.

Namun, perhatian besar justru tertuju pada Adrian Fernandez. Federasi Internasional Motorsport melalui panel stewari MotoGP menjatuhkan diskualifikasi enam seri kepada pembalap Leopard Racing itu sepanjang musim 2026.

Kasus ini bermula setelah GP Prancis di Le Mans. Pabrikan mesin meminta kembali segel pada mesin-mesin yang masa pakainya telah habis, sesuai prosedur standar.

Saat pemeriksaan dilakukan, Direktur Teknis Danny Aldridge menemukan wire seals yang tidak konsisten dengan prosedur penyegelan standar pada mesin yang digunakan Fernandez di empat seri pertama musim ini. Pemeriksaan lanjutan kemudian menyimpulkan mesin tersebut telah dibuka tanpa izin.

Setelah GP Mugello, Leopard Racing diminta menyerahkan mesin-mesin lainnya untuk diperiksa. Hasilnya serupa karena ditemukan tanda-tanda gangguan pada stiker segel mesin.

Panel stewari FIM menyatakan tindakan tersebut melanggar Pasal 2.6.3.3 Regulasi Kejuaraan Dunia Grand Prix FIM kelas Moto3 tentang Daya Tahan Mesin. Fernandez juga dinyatakan melanggar Pasal 3.3.2.2 yang melarang tindakan curang atau merugikan kepentingan kejuaraan.

Akibat putusan itu, Fernandez didiskualifikasi dari GP Thailand, Brasil, Amerika Serikat, Spanyol, Catalunya, dan Italia. Ia kehilangan enam hasil balapan, termasuk satu podium.

Dampaknya langsung besar pada klasemen. Poin Fernandez anjlok dari 90 menjadi hanya 13 poin.

Perubahan itu juga memengaruhi hasil pembalap lain di sejumlah seri. Veda Ega Pratama mendapat promosi ke podium ketiga di Le Mans, sedangkan Marco Morelli naik ke posisi podium di Jerez.

Di papan atas klasemen, Maximo Quiles kini memimpin dengan keunggulan 50 poin atas Alvaro Carpe yang naik ke posisi kedua. Dengan musim yang baru memasuki seri kedelapan dari total 22 seri, perubahan ini bisa sangat menentukan arah perebutan gelar.

Meski sudah dijatuhi diskualifikasi dari enam putaran, Fernandez tetap tampil di FP1 Hungaria. Ia menutup sesi di posisi keenam dengan waktu 1 menit 47,571 detik.

Sementara itu, satu-satunya wakil Indonesia di Moto3, Veda Ega Pratama dari Honda Team Asia, mengakhiri sesi di posisi ke-26. Ia mencatat waktu 1 menit 49,169 detik atau tertinggal 2,213 detik dari Almansa.

Perjalanan Veda di FP1 sempat menunjukkan peluang untuk finis lebih baik. Ia pernah berada di urutan ke-18, lalu turun ke posisi 22 dan 25 menjelang akhir sesi karena tidak berhasil mempertajam waktunya.

Balaton Park kini menghadirkan dua cerita besar sekaligus pada hari pertama. Almansa membuka akhir pekan dengan sinyal kuat sebagai penantang utama, sementara efek hukuman Fernandez sudah mulai terasa pada klasemen, hasil balapan sebelumnya, dan tensi persaingan Moto3 musim ini.

Agenda akhir pekan di Hungaria masih berlanjut dengan sesi Practice dan kualifikasi. Dengan jarak antar pembalap yang rapat di depan dan perubahan besar di klasemen, seri ini berpotensi menjadi salah satu titik penting dalam musim Moto3 2026.

Exit mobile version