Toyota belum memberi tanda akan melepas Innova Reborn diesel dari pasar Indonesia. Di tengah gempuran MPV modern dan tren elektrifikasi, model lama ini justru masih punya peminat yang kuat.
Yang membuatnya menarik adalah karakter yang belum berubah banyak di mata konsumen: mesin diesel, penggerak roda belakang, dan rasa aman untuk dipakai membawa keluarga atau muatan. Kombinasi itu masih dianggap relevan, terutama di pasar yang mencari mobil tangguh dan mudah dirawat.
Permintaan masih bertahan di pasar tertentu
CEO Auto2000, Anton Jimmy Suwandi, menyebut permintaan terhadap Innova Reborn diesel masih cukup tinggi. Ia juga menyoroti bahwa pasar di Jawa Timur dan Sumatra masih menyukai karakter mesin diesel yang bandel.
Di wilayah itu, konfigurasi RWD juga tetap dicari karena dinilai lebih kuat saat membawa banyak penumpang. Bagi banyak pengguna, karakter semacam ini masih lebih penting daripada fitur baru yang hadir di model modern.
Pernyataan serupa datang dari Direktur Pemasaran PT Toyota-Astra Motor, Jap Ernando Demily. Ia menegaskan Kijang Innova Diesel dengan transmisi manual maupun otomatis masih dipasarkan secara resmi karena peminatnya tetap besar.
Innova Reborn dan Crysta tidak otomatis sama
Perhatian publik sempat meningkat setelah Toyota Innova Crysta generasi penyegaran meluncur di India. Kehadiran model itu memunculkan pertanyaan apakah Indonesia akan mendapat model serupa dan apakah Innova Reborn akan digantikan.
Head of Public Relation PT Toyota-Astra Motor, Philardi Sobari, memberi sinyal bahwa setiap negara memiliki kebutuhan dan regulasi yang berbeda. Ia juga menjelaskan bahwa tiap pasar memiliki timeline pengembangan produk masing-masing.
Artinya, kehadiran Innova Crysta di India tidak otomatis menjadi tanda bahwa Innova Reborn di Indonesia segera diganti. Toyota Indonesia masih melihat kebutuhan lokal sebagai faktor utama dalam menentukan arah produk.
Apa yang membuat Reborn masih kuat di Indonesia
Daya tarik Innova Reborn tidak hanya datang dari nama besarnya. Mesin diesel yang terkenal tangguh, efisien, dan relatif mudah diprediksi biaya perawatannya masih menjadi alasan utama banyak konsumen bertahan.
Jaringan bengkel Toyota yang luas ikut menguatkan posisinya di pasar. Nilai jual kembali yang masih kuat juga membuat model ini tetap masuk hitungan bagi pembeli yang memikirkan pemakaian jangka panjang.
Di sisi lain, tidak semua konsumen langsung beralih ke model hybrid atau MPV modern. Sebagian pengguna masih mengutamakan daya tahan, kemudahan perawatan, dan konfigurasi yang terasa cocok untuk kebutuhan keluarga besar.
Penyegaran di India memberi gambaran arah baru
Innova Crysta terbaru di India tampil lebih modern dan maskulin dibandingkan Innova Reborn yang dijual di Indonesia. Perubahan itu terlihat dari desain grille yang lebih agresif, interior dual tone, wireless charger, TPMS, pilihan 7 atau 8 penumpang, serta mesin diesel 2.400 cc generasi terbaru.
Model tersebut juga lahir dalam konteks penerapan regulasi Corporate Average Fuel Economy Fase 3 di India. Aturan itu menuntut standar emisi yang lebih ketat dan ikut memengaruhi arah pengembangan produknya.
Harga Innova Crysta di India tercatat mulai dari Rs1,972 juta atau sekitar Rp374 jutaan. Sementara itu, Innova Reborn diesel di Indonesia saat ini mulai dari Rp417 jutaan untuk varian G.
Perbedaan harga, regulasi, dan kebutuhan pasar membuat peluang hadirnya model yang identik dengan Innova Crysta India di Indonesia belum bisa dipastikan. Namun satu hal sudah jelas, Toyota masih melihat Innova Reborn diesel sebagai produk yang punya tempat tersendiri di pasar nasional.
Source: moladin.com