
BYD kembali menyiapkan langkah besar lewat Denza Z, supercar listrik bergaya convertible yang kini sudah terlihat hampir tanpa kamuflase di fasilitas BYD, Tiongkok. Model ini disebut akan menjadi debut global penting bagi merek mewah Denza karena menampilkan arah desain yang jauh lebih agresif dari model-model BYD sebelumnya.
Kemunculan wujudnya yang nyaris terbuka penuh memberi sinyal bahwa pengenalan ke pasar internasional sudah semakin dekat. Menurut laporan carnewschina pada Senin, 8 Juni, bagian yang masih ditutup hanya badge Denza, sementara bentuk bodi mobil sudah terlihat jelas.
Tampang Supercar yang Menyerupai Mobil Ikonis
Dari tampilan depan, Denza Z disebut memiliki kemiripan dengan Lamborghini Aventador. Lampu LED yang lancip dipadukan dengan air intake yang ikut mendukung aerodinamika, sehingga tampilannya terasa lebih tajam dan fokus ke performa.
Pendekatan desain ini memperkuat posisi Denza Z sebagai supercar, bukan sekadar mobil listrik bergaya sporty. Kehadirannya juga menunjukkan bahwa BYD ingin bermain lebih serius di segmen mobil performa tinggi yang kini semakin ramai di Tiongkok.
Menuju Debut Global dalam Waktu Dekat
Denza Z diperkirakan akan tampil secara global pada Juli mendatang. Ajang Goodwood Festival of Speed disebut sebagai kemungkinan panggung debut yang paling kuat untuk model ini.
Sebelumnya, BYD sudah menyampaikan bahwa Denza Z akan hadir dalam beberapa varian bodi. Pilihannya mencakup versi convertible, hardtop, dan track edition, yang menunjukkan target pasar mobil ini cukup luas.
Performa Listrik yang Dibidik Sangat Tinggi
Informasi teknis Denza Z memang masih terbatas, tetapi bocoran yang beredar mengarah pada spesifikasi yang sangat tinggi. Mobil ini diperkirakan membawa motor listrik dengan tenaga hingga 1.000 hp.
Angka akselerasinya juga tidak kalah ekstrem, dengan klaim 0 ke 100 km/jam dalam 2 detik. Jika benar terealisasi, Denza Z akan masuk ke kelompok supercar listrik berperforma sangat serius.
Pakai Platform e3 dan Teknologi Canggih BYD
Denza Z akan menjadi model BYD lain yang menggunakan platform e3. Platform ini dikatakan mampu menampung tiga penggerak listrik sekaligus, yang menjadi dasar penting untuk performa dan pengendalian mobil.
Selain itu, mobil ini disebut memakai suspensi aktif Disus-M magnetorheological atau MR. BYD juga menyiapkan sistem bantuan pengemudi God’s Eye DiPilot 5.0 sebagai paket ADAS untuk mendukung keselamatan dan fungsi berkendara.
Pasar Sport EV Tiongkok Makin Ramai
Kehadiran Denza Z datang di tengah pasar otomotif Tiongkok yang makin semarak oleh mobil sport listrik. Nama-nama seperti MG Cyberster dan Xiaomi SU7 Ultra sudah lebih dulu menarik perhatian publik di segmen ini.
Dengan desain yang nyaris tanpa kamuflase dan spesifikasi yang terdengar sangat ambisius, Denza Z kini menjadi salah satu model yang paling dinanti dari BYD. Jika debut globalnya benar berlangsung dalam waktu dekat, mobil ini berpotensi menambah panas persaingan di kelas supercar listrik.
Source: www.bincangbincangmobil.com








