Panggung otomotif terbesar di selatan China kembali menutup edisi terbarunya dengan angka pengunjung dan transaksi yang besar. 2026 Guangdong-Hong Kong-Macao Greater Bay Area International Auto Show, atau Shenzhen Auto Show, resmi berakhir pada 7 Juni dan langsung mengonfirmasi jadwal edisi berikutnya pada 5 hingga 13 Juni 2027.
Selama 10 hari penyelenggaraan, pameran ini menarik 810.000 pengunjung. Data resmi juga mencatat 39.253 unit kendaraan dipesan, dengan nilai transaksi yang diperkirakan mencapai sekitar 8,25 miliar yuan atau $1,22 miliar.
Skala besar di Shenzhen World
Ajang ini digelar di Shenzhen World Exhibition & Convention Center. Panitia memakai 11 hall dan area pamer luar ruang, dengan total area pamer mencapai 300.000 meter persegi.
Skala itu membuat Shenzhen Auto Show tetap menjadi salah satu pameran otomotif besar di China. Meski begitu, luas penyelenggaraannya masih sedikit lebih kecil dibanding Beijing Auto Show, yang sebelumnya mencatat rekor skala global.
Sorotan merek dan teknologi
BYD yang berbasis di Shenzhen tampil dominan di ajang ini. Perusahaan itu mengambil alih Hall 1 untuk membangun paviliun grup khusus yang menampilkan seluruh matriks mereknya, termasuk merek mewah Yangwang, beserta teknologi terbarunya.
Huawei juga menjadi pusat perhatian di Hall 2 dengan mengumpulkan lima merek utama dalam ekosistem HIMA, atau Harmony Intelligent Mobility Alliance. Di Hall 4, Huawei Qiankun tampil bersama mitra kendaraannya untuk memamerkan kemampuan sistem smart driving dan digital chassis engine.
Sejumlah model baru menjalani debut global di pameran ini. Di antaranya Maextro S800 Grand Design yang dikembangkan bersama Huawei dan Anhui Jianghuai Automobile Group Corp (JAC), serta versi pembaruan Onvo L60 dari Nio Inc.
Mobil konsep dan agenda bisnis
Selain model produksi, panggung Shenzhen Auto Show juga dipakai untuk menampilkan arah masa depan mobilitas. Geely membawa prototipe robotaxi Eva Cab sebagai salah satu mobil konsep yang menarik perhatian pengunjung.
Panitia juga menggelar acara matchmaking untuk ekspor kendaraan dan kerja sama lintas negara. Kegiatan itu mengundang kelompok pembeli dari 16 negara, termasuk Prancis, Rusia, dan Meksiko.
Menurut penyelenggara, langkah ini ditujukan untuk mengurangi hambatan antara produsen kendaraan dan perusahaan teknologi. Mereka ingin membangun jembatan komunikasi yang lebih efisien untuk kebutuhan rantai pasok dan kerja sama bisnis.
Budaya otomotif dan jadwal berikutnya
Di luar urusan bisnis, pameran ini juga diarahkan untuk memperkuat budaya mobil di Shenzhen. Panitia menghadirkan aksi lintasan ekstrem dan pertemuan eksklusif bagi para penggemar mobil agar pengalaman melihat kendaraan berubah menjadi kegiatan yang lebih interaktif.
Edisi ke-31 Shenzhen Auto Show akan tetap berlangsung di Shenzhen World Exhibition & Convention Center. Jadwal yang telah diumumkan menempatkan pameran berikutnya pada 5 hingga 13 Juni 2027.
Shenzhen Auto Show digelar setiap tahun, berbeda dari Beijing dan Shanghai Auto Show yang berlangsung dua tahunan. Sebelum edisi Shenzhen berikutnya, Shanghai Auto Show 2027 diperkirakan berlangsung pada akhir April.
Source: cnevpost.com