Honda Monkey bekas menarik perhatian karena masuk kategori motor hobi dengan penyusutan harga yang minim. Bagi pembeli yang mencari unit seken, model ini kerap dipandang sebagai barang koleksi yang tetap kuat nilainya di pasar.
Daya tarik utamanya bukan sekadar tampilan unik, tetapi juga faktor nostalgia, eksklusivitas, dan estetika klasik. Karena itu, motor mini ini umumnya diburu bukan untuk transportasi harian, melainkan untuk kepemilikan jangka panjang yang juga mempertimbangkan nilai investasi.
Kelebihan yang membuat Honda Monkey bekas tetap diburu
Di pasar, harga unit seken Honda Monkey dikenal sangat bertahan. Bahkan, unit yang kondisinya sangat mulus dan jarak tempuhnya rendah bisa menyamai atau melewati harga baru.
Kualitas materialnya juga menjadi nilai tambah. Spakbor depan dan belakang memakai komponen berbahan besi atau logam tebal, lalu dipadukan dengan aksen chrome berkualitas tinggi.
Karakter berkendaranya ikut memperkuat pesona motor ini. Ban gemuk ring 12 dan suspensi depan upside down membuat motor terasa lincah, empuk, dan stabil saat dipakai di area perkotaan.
Dari sisi mesin, perawatannya tergolong mudah. Honda Monkey memakai basis mesin 125cc SOHC yang serupa dengan Supra X 125 atau Super Cub C125.
Mesin tersebut dikenal tangguh, hemat bahan bakar, dan mudah dirawat di jaringan bengkel resmi. Faktor ini membuat biaya kepemilikan terasa lebih masuk akal bagi pemburu motor hobi.
Hal yang perlu diwaspadai sebelum membeli
Kekurangan paling jelas ada pada sisi fungsi harian. Desainnya hanya menyediakan jok tunggal berukuran kecil, sehingga motor ini tidak cocok untuk boncengan.
Honda Monkey juga tidak memiliki pijakan kaki untuk penumpang belakang. Kondisi ini menegaskan bahwa motor ini memang dirancang untuk penggunaan personal, bukan membawa dua orang.
Ruang simpan pun sangat terbatas. Tidak ada tempat penyimpanan di bawah jok maupun pada area bodi lain, sehingga pengendara harus mencari cara lain untuk membawa barang bawaan.
Transmisinya masih menggunakan kopling manual. Di tengah kemacetan total, menarik tuas kopling terus-menerus bisa membuat sebagian pengendara cepat lelah.
Gambaran harga bekas di pasaran
Untuk wilayah Jakarta, Tangerang, dan sekitarnya, harga pasaran Honda Monkey 125 bekas berada di kisaran Rp75.000.000 hingga Rp86.000.000. Besaran itu bergantung pada tahun perakitan, kondisi fisik, kelengkapan dokumen, dan jarak tempuh.
Sebagai pembanding, harga unit baru tercatat Rp87.750.000 berstatus On The Road Jakarta dan Tangerang. Selisihnya yang tipis membuat pasar Honda Monkey bekas tetap terlihat kuat, terutama untuk unit yang kondisinya masih sangat baik.
Berikut rentang harga yang umum ditemukan di wilayah Jakarta dan Tangerang:
2020 – 2021: Rp75.000.000 – Rp79.000.000
2022 – 2023: Rp80.000.000 – Rp84.000.000
2024 – 2025: Rp84.000.000 – Rp86.000.000
Bagi pembeli yang mengutamakan gaya, kelangkaan, dan nilai jual kembali, Honda Monkey bekas menawarkan paket yang sulit disamai motor harian biasa. Namun, keputusan membeli tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan, karena karakter kecil, jok tunggal, dan minim ruang simpan membuatnya lebih cocok sebagai motor koleksi daripada kendaraan serbaguna.
