Harga BYD M6 bekas pada 2026 masih bertahan tinggi di pasar mobil listrik Indonesia. MPV listrik ini tetap menarik perhatian karena depresiasinya relatif lambat, sementara permintaan di pasar domestik masih kuat.
Kondisi itu membuat BYD M6 menonjol di segmen mobil listrik keluarga. Di tengah tren elektrifikasi yang terus berkembang, model ini masih menjadi salah satu unit yang paling banyak dicari.
Stabilnya harga bekas tidak lepas dari posisi BYD M6 di pasar baru. Harga barunya masih berada di kisaran Rp383 juta hingga Rp433 juta dan belum berubah sejak awal 2025.
Harga baru yang tetap ini ikut menjaga harga unit bekas di level tinggi. Di berbagai platform jual beli mobil online, BYD M6 bekas masih banyak ditawarkan di atas Rp300 jutaan.
Permintaan pasar juga tercermin dari data penjualan. Berdasarkan data Gaikindo, BYD M6 kerap masuk daftar mobil listrik terlaris di Indonesia.
Pada April 2026, BYD M6 bahkan menempati posisi kedua di pasar mobil listrik nasional. Distribusinya mencapai 2.472 unit, yang menunjukkan minat konsumen masih besar.
Harga BYD M6 Bekas Masih Tinggi
Di pasar mobil bekas, contoh harga yang beredar menunjukkan nilai jual BYD M6 masih cukup kuat. Unit BYD M6 Premium tahun 2024 dengan odometer sekitar 15.000 km masih dipasarkan di kisaran Rp330 juta.
Ada juga varian Superior Captain Seat dengan jarak tempuh 30.000 km yang ditawarkan sekitar Rp325 juta untuk pembelian kredit. Angka itu menunjukkan penurunan harga belum terlalu dalam untuk ukuran mobil listrik bekas.
Sementara itu, unit yang lebih baru masih memiliki banderol lebih tinggi. BYD M6 Superior Captain Seat tahun 2025 dengan odometer 14.000 km masih bisa dijual hingga Rp343 juta.
Pola harga tersebut memperlihatkan faktor umur kendaraan dan jarak tempuh masih sangat berpengaruh. Semakin muda tahun produksinya dan semakin rendah odometernya, semakin tinggi pula harga bekas yang dipasang.
Selain itu, ketersediaan unit ikut memengaruhi harga. Permintaan yang tinggi dan unit bekas yang tidak terlalu banyak membuat banderol BYD M6 sulit turun cepat.
Daya Tarik Utama di Segmen MPV Listrik
BYD M6 membawa salah satu nilai jual penting dari sisi teknologi baterai. Model ini menggunakan Blade Battery, yang menjadi ciri utama kendaraan listrik BYD.
MPV listrik ini hadir dengan dua pilihan baterai sesuai varian. Konfigurasi tersebut memberi pilihan bagi konsumen yang mencari kebutuhan harian maupun perjalanan lebih jauh.
Varian standar menggunakan baterai 55,4 kWh. Jarak tempuhnya mencapai 420 km dan membawa konfigurasi 7 penumpang.
Untuk pengisian daya, varian ini mendukung DC 89 kW dan AC 7 kW. Akselerasi 0–100 km/jam diklaim bisa dicapai dalam 10,1 detik.
Varian Superior dan Superior Captain Seat memakai baterai lebih besar, yaitu 71,8 kWh. Jarak tempuhnya mencapai 530 km, dengan pilihan konfigurasi 6 dan 7 penumpang.
Pilihan konfigurasi kabin itu memberi fleksibilitas lebih bagi pengguna keluarga. Hal ini menjadi salah satu alasan BYD M6 tetap relevan di segmen MPV listrik.
Performa dan Spesifikasi Pendukung
Dari sisi penggerak, BYD M6 memakai motor listrik AC Permanent Magnet Synchronous Motor. Sistem penggeraknya mengandalkan roda depan.
Tenaga untuk varian standar mencapai 120 kW. Pada varian Superior, output tenaganya naik menjadi 150 kW.
Meski tenaga berbeda, torsinya sama besar. Ketiga varian mengusung torsi 310 Nm.
Kecepatan maksimum BYD M6 mencapai 180 km/jam. Angka ini membuatnya tetap kompetitif di tengah persaingan MPV listrik yang semakin ramai.
Kombinasi harga bekas yang masih terjaga, penjualan yang kuat, dan spesifikasi yang masih relevan membuat BYD M6 bertahan sebagai salah satu MPV listrik dengan nilai jual stabil. Bagi pasar mobil bekas, situasi ini menunjukkan bahwa model tersebut belum kehilangan daya tariknya di kalangan pencari kendaraan listrik keluarga.
