Hyundai menyiapkan Santa Fe EREV sebagai salah satu langkah penting di lini elektrifikasinya. Model ini disebut akan menjadi EREV pertama Hyundai dengan jarak tempuh gabungan hingga 960 km dalam sekali pengisian baterai penuh dan tangki bahan bakar terisi.
Perkenalan kepada publik dijadwalkan pada 2026, sementara peluncuran produk sempat dikaitkan dengan 2027 dalam paparan strategi perusahaan sebelumnya. Kombinasi jadwal itu membuat Santa Fe EREV langsung menarik perhatian karena menandai masuknya Hyundai ke segmen extended-range electric vehicle.
Kabar soal model ini menguat setelah Santa Fe berkamuflase terlihat menjalani pengujian. Electrek sebelumnya melaporkan unit tersebut dites pada April, menambah indikasi bahwa proyek ini sudah masuk tahap pengembangan yang lebih nyata.
Motor1 juga menyebut Santa Fe EREV sebagai satu dari lima model baru yang akan diperkenalkan pada 2026. Sinyal lain datang dari fasilitas Hyundai Metaplant di Georgia, Amerika Serikat, yang memunculkan spekulasi bahwa Hyundai tengah menyiapkan perluasan teknologi elektrifikasi, termasuk EREV.
Apa itu EREV
EREV merupakan mobil yang sepenuhnya digerakkan oleh motor listrik. Mesin pembakaran internal pada sistem ini tidak menjadi penggerak utama roda, melainkan berfungsi sebagai generator untuk membantu memasok energi.
Karena tetap mengandalkan karakter penggerak listrik, konsep ini menawarkan respons tenaga spontan dan rasa berkendara halus seperti mobil listrik murni. Bedanya, EREV dirancang untuk menekan kekhawatiran soal jarak tempuh karena ada dukungan mesin sebagai pembangkit daya tambahan.
Dalam konteks Santa Fe, angka 600 mil atau sekitar 960 km menjadi sorotan utama. Hyundai sebelumnya disebut pernah memaparkan target kemampuan jelajah tersebut untuk satu kali pengisian penuh baterai dan tangki bahan bakar.
Bila spesifikasi itu benar-benar hadir dalam versi produksi, Santa Fe EREV akan menempati posisi strategis di tengah transisi pasar dari mobil konvensional ke kendaraan listrik. Formula ini juga dinilai cocok bagi konsumen yang ingin sensasi EV tanpa sepenuhnya bergantung pada infrastruktur pengisian daya.
Perubahan desain yang mulai terlihat
Rencana kehadiran Santa Fe EREV juga diikuti indikasi perubahan tampilan. Dari prototipe yang tertutup kamuflase, terlihat penggunaan lampu vertikal di bagian depan dan belakang.
Ciri ini berbeda dari Santa Fe yang beredar saat ini. Model sekarang dikenal dengan desain lampu horizontal berbentuk kotak di depan maupun belakang, sehingga versi EREV berpotensi tampil dengan identitas visual yang cukup berbeda.
Meski begitu, detail desain finalnya belum diungkap resmi. Karena unit yang terlihat masih berupa prototipe, perubahan yang tampak sejauh ini masih perlu ditunggu kepastiannya saat versi produksi diperkenalkan.
Masuk di momen tren EREV menguat
Secara industri, konsep EREV bukan hal baru, tetapi baru belakangan kembali mendapat momentum. Chevrolet pernah menjadi pelopor produksi massal lewat Volt, meski saat itu pendekatan ini belum langsung menjadi arus utama.
Tren mulai menguat setelah Li Auto memperkenalkan produk EREV pada 2019. Dalam waktu relatif singkat, pendekatan serupa kemudian dikembangkan oleh pabrikan lain seperti Changan, BYD, Chery, Xpeng, hingga Wuling.
Penerimaan pasar terhadap EREV dinilai lebih cepat ketika konsumen sudah akrab dengan mobil listrik murni. Setelah publik memahami kelebihan EV, model dengan generator berbahan bakar menjadi solusi transisi yang terasa lebih mudah diterima.
Di titik inilah langkah Hyundai menjadi relevan. Santa Fe EREV hadir bukan sekadar menambah varian baru, tetapi juga menempatkan Hyundai ke dalam arus teknologi yang sedang berkembang di banyak pasar.
Peluang untuk Indonesia masih belum jelas
Soal kemungkinan masuk ke Indonesia, belum ada kepastian. Otodriver menyebut telah meminta konfirmasi kepada Fransiscus Soerjopranoto selaku COO PT Hyundai Motors Indonesia, namun hingga berita itu diturunkan belum ada informasi yang dibuka terkait model ini.
Situasi itu membuat peluang kehadiran Santa Fe EREV di pasar domestik masih terbuka, tetapi belum bisa dipastikan. Untuk saat ini, fokus utama masih tertuju pada jadwal perkenalan global dan bentuk final SUV elektrifikasi tersebut.
Jika mengikuti arah pengembangan yang sudah terlihat, Santa Fe EREV berpotensi menjadi salah satu model Hyundai yang paling diperhatikan dalam beberapa tahun ke depan. Alasannya sederhana, SUV ini menawarkan kombinasi format keluarga, karakter penggerak listrik, dan jarak tempuh yang sangat panjang dalam satu paket.
Source: otodriver.com