AJ, yang dikenal sebagai @the_offgridguru di Facebook, menarik perhatian setelah mengklaim bisa mengemudikan truk militer tuanya dengan bensin atau bahan bakar gratis. Kendaraan yang ia pakai hanya mencatat sekitar 8 MPG, tetapi ia mengatakan biaya bahan bakarnya nyaris nol karena sumber energinya bukan bensin biasa.
Truk itu adalah M35A2, truk kargo bekas militer yang memang tidak dirancang untuk efisiensi bahan bakar. AJ menanggapi komentar yang menyebut konsumsi truknya buruk, lalu menjelaskan bahwa konteksnya tidak sesederhana angka 8 mil per galon.
Truk militer yang dirancang untuk kondisi ekstrem
AJ menyebut truknya dibekali mesin Hercules multi-fuel. Mesin seperti ini dibuat agar kendaraan tetap bisa bergerak meski rantai pasokan tentara terputus dan bahan bakar standar sulit didapat.
Karena itu, truk tersebut dapat memakai berbagai jenis bahan bakar yang mudah terbakar. AJ bahkan mengatakan pernah berbicara dengan veteran Perang Vietnam yang menjelaskan cara kendaraan semacam ini bisa tetap beroperasi di lapangan.
Menurut penuturan itu, para prajurit dulu bisa mengambil minyak mineral dari kotak transformator besar yang berisi minyak. Minyak tersebut kemudian dipakai sebagai bahan bakar darurat untuk truk.
Cara AJ menekan biaya bahan bakar
Sekarang AJ tidak lagi memakai cara ekstrem itu. Ia mengatakan menggunakan oli mesin bekas yang didonasikan, sehingga ia tidak perlu membayar untuk bahan bakar truknya.
Oli bekas itu berasal dari kendaraan yang sudah selesai ganti oli dan biasanya akan dibuang. Dengan pasokan sumbangan tersebut, AJ mengaku bisa mengendarai truknya dengan biaya yang nyaris tidak ada.
Dalam keterangan video yang ia bagikan, ia menulis bahwa bahan bakar bukan masalah saat seseorang mendaur ulang limbah oli mesin. Ia juga mengatakan bisa “pada dasarnya” mengemudikan truknya secara gratis.
Bukan trik yang bisa dipakai semua mobil
Meski terdengar menarik, cara ini tidak berlaku untuk semua kendaraan. AJ bisa melakukannya karena truknya memang memiliki mesin yang mendukung penggunaan oli bekas.
Ada risiko yang harus diperhatikan driver lain, terutama soal viskositas dan kontaminasi. Oli bekas jauh lebih kental daripada diesel dan bisa membawa kotoran atau lumpur yang berpotensi merusak mesin kendaraan lain.
Itulah sebabnya metode ini hanya cocok untuk konfigurasi tertentu, bukan solusi umum untuk penghematan bahan bakar. Dalam kasus AJ, kombinasi truk bekas militer dan mesin multi-fuel membuat klaim “bahan bakar gratis” itu terdengar tidak biasa, tetapi masih masuk akal.
