
BYD mulai membuka detail sedan flagship terbarunya lewat serangkaian gambar resmi Great Han, model D-Class premium yang juga disebut Da Han atau Han 9. Langkah ini langsung menarik perhatian karena Great Han diposisikan sebagai sedan andalan baru dengan bodi ramping dan dimensi yang lebih panjang.
Mobil ini hadir sebagai saudara dari SUV flagship Great Tang, tetapi membawa pendekatan yang lebih menekankan kemewahan sedan berukuran besar. Kehadirannya juga penting karena BYD sedang memperluas lini kendaraan premium di bawah jaringan Dynasty.
Gambar resmi Great Han dibagikan melalui Weibo oleh General Manager Divisi Penjualan Dynasty Network BYD, Lu Tian. Menurut laporan Carnewschina, sedan ini diperkirakan menjadi model produksi dari kampanye penamaan sedan flagship D-Class pertama BYD Dynasty yang sebelumnya diinisiasi oleh Lu Tian.
Desain eksterior mengarah ke sedan premium berkarakter panjang
Secara desain, Great Han membawa DNA visual yang dekat dengan Han L, terutama pada bagian depan. Elemen trim horizontal menghubungkan kedua lampu depan di sepanjang tepi depan kap mesin dan memberi tampilan yang tegas sekaligus modern.
Dari samping, proporsinya menonjolkan kesan memanjang dan rendah. Garis atap mulai menurun dari pilar B, membentuk siluet fastback yang membuat sedan ini terlihat lebih elegan.
Bagian belakang memakai lampu penuh yang membentang dari satu sisi ke sisi lain. Bumper belakang juga diperkirakan memakai desain yang berbeda dari Han L, sehingga BYD tampak ingin memberi identitas visual tersendiri pada model flagship ini.
Pendekatan desain tersebut menunjukkan bahwa Great Han tidak sekadar menjadi varian turunan dari model yang sudah ada. BYD terlihat menempatkannya sebagai produk baru yang berdiri di kelas atas dengan karakter lebih eksklusif.
Interior menonjolkan kenyamanan premium
Di dalam kabin, Great Han disebut banyak mengambil inspirasi dari model Da Tang. Setir yang digunakan tampil familiar, sementara tata letak kabin dirancang dengan fokus pada kenyamanan premium dan fungsi.
Arah desain interior ini mengindikasikan BYD ingin memperkuat posisi Great Han sebagai sedan untuk pengguna yang mencari pengalaman berkendara lebih mewah. Fokus pada kenyamanan menjadi penting karena model ini masuk ke segmen D-Class premium yang menuntut kualitas kabin lebih tinggi.
Tersedia dalam PHEV dan BEV
BYD menyiapkan Great Han dalam dua pilihan penggerak, yakni plug-in hybrid dan listrik murni. Keputusan ini memberi jangkauan pasar yang lebih luas, karena konsumen bisa memilih antara fleksibilitas PHEV atau pendekatan penuh listrik.
Model ini juga disebut akan memakai Blade Battery generasi kedua milik BYD. Selain itu, Great Han akan didukung teknologi pengisian daya ultra-cepat, sebuah detail penting yang menambah nilai jual di tengah persaingan kendaraan energi baru.
Informasi awal menunjukkan jajaran Great Han akan mencakup dua varian utama. Varian tersebut adalah 880 km AWD LiDAR Flagship Edition dan 1.008 km RWD LiDAR Exclusive Edition.
Kehadiran LiDAR pada dua varian itu menegaskan bahwa BYD membawa fitur teknologi tinggi ke sedan flagship ini. Sementara perbedaan AWD dan RWD menunjukkan adanya penyesuaian karakter produk antara performa dan efisiensi jarak tempuh.
Peluncuran diperkirakan pada kuartal ketiga
Great Han diperkirakan akan resmi meluncur ke pasar pada kuartal ketiga tahun ini. Jadwal tersebut membuat publik kini menunggu pengumuman lebih lengkap mengenai spesifikasi final, posisi pasar, dan strategi penjualannya.
Momentum peluncuran ini datang saat BYD tetap berada dalam posisi kuat di pasar. Pada Mei, perusahaan mencatat total penjualan 376.990 unit, angka yang menegaskan dominasinya di industri kendaraan energi baru.
Pada Maret lalu, BYD juga meluncurkan teknologi pengisian daya cepat megawatt atau megawatt flash charging. Han L dan Tang L menjadi model pertama yang mendukung teknologi tersebut, dan Great Han kini muncul dengan janji pengisian daya ultra-cepat yang membuat perhatian publik ikut tertuju padanya.
Di sisi lain, kemunculan Great Han juga terjadi ketika performa Han L belum menunjukkan hasil yang ideal. Pada April, penjualan Han L di China hanya sedikit melampaui 1.000 unit, atau turun 69,5 persen secara tahunan.
Kondisi itu membuat Great Han punya peran penting sebagai calon penopang baru di lini sedan premium BYD. Dengan desain yang lebih panjang, posisi sebagai flagship, pilihan PHEV dan BEV, serta varian jarak tempuh tinggi berbasis LiDAR, model ini menjadi salah satu peluncuran yang paling dinantikan dari BYD dalam waktu dekat.









