
Garansi seumur hidup pada mobil listrik Wuling tidak otomatis ikut berpindah saat kendaraan dijual ke tangan kedua. Fasilitas itu hanya berlaku untuk pembeli pertama yang melakukan pembelian melalui dealer resmi.
Kabar ini penting bagi calon pembeli mobil listrik bekas Wuling karena program lifetime warranty kerap menjadi daya tarik utama. Wuling Motors menegaskan, ketika unit berpindah kepemilikan, yang tetap melekat hanyalah garansi standar sesuai ketentuan awal.
Penjelasan tersebut disampaikan Product Communication Manager Wuling Motors, Danang Wiratmoko, di Purwokerto pada Juni 2026. Ia menegaskan bahwa lifetime warranty merupakan nilai tambah khusus bagi konsumen pertama, di luar garansi reguler yang memang menyertai kendaraan.
Artinya, pemilik kedua tidak lagi berhak atas perlindungan garansi seumur hidup yang sebelumnya dinikmati pemilik awal. Namun, pemilik berikutnya tetap mendapatkan perlindungan garansi standar selama masa dan batas jarak tempuhnya belum habis.
Yang Masih Berlaku untuk Pemilik Kedua
Menurut Danang, garansi standar mobil listrik Wuling berlaku selama delapan tahun atau hingga 120.000 kilometer. Perlindungan ini mencakup tiga komponen utama kendaraan listrik.
Jika sebuah mobil dijual pada tahun ketiga masa pemakaian, maka pembeli kedua masih dapat menikmati sisa garansi yang tersisa. Dalam contoh itu, perlindungan standar masih dapat digunakan selama lima tahun lagi, atau sampai batas kilometer tercapai lebih dulu.
Dengan skema ini, status mobil bekas tidak serta-merta membuat seluruh perlindungan pabrikan hilang. Yang berakhir saat perpindahan tangan hanyalah fasilitas lifetime warranty, bukan seluruh garansi kendaraan.
Bagi pasar mobil listrik bekas, informasi ini menjadi sangat menentukan dalam membaca nilai sebuah unit. Pembeli perlu membedakan antara “garansi seumur hidup” yang eksklusif untuk pembeli pertama dan “garansi standar” yang tetap menempel pada kendaraan.
Lifetime Warranty Bukan Garansi yang Bisa Dialihkan
Wuling secara tegas memisahkan dua jenis perlindungan tersebut. Lifetime warranty diposisikan sebagai manfaat tambahan yang hanya dapat dinikmati oleh konsumen awal selama syarat program terpenuhi.
Karena sifatnya eksklusif, fasilitas itu tidak dapat diwariskan kepada pemilik berikutnya saat mobil dijual kembali. Jadi, meski mobil masih dalam kondisi baik dan seluruh dokumen lengkap, status pemilik kedua tetap tidak mengaktifkan kembali garansi seumur hidup tersebut.
Penegasan ini sekaligus menjawab pertanyaan yang kerap muncul di kalangan pemburu mobil listrik bekas. Banyak calon pembeli mengira semua bentuk garansi pabrikan akan ikut berpindah bersama kendaraan, padahal untuk program tertentu aturannya berbeda.
Dalam kasus Wuling, yang tetap berjalan adalah sisa garansi standar. Dengan kata lain, perlindungan yang bisa dihitung berdasarkan usia kendaraan dan jarak tempuh masih bisa dimanfaatkan oleh pemilik berikutnya.
Syarat Agar Perlindungan Tetap Aman
Wuling juga memberi penekanan bahwa pemilik baru masih bisa memperoleh rasa aman selama memenuhi ketentuan pabrikan. Salah satu syarat utamanya adalah disiplin melakukan servis berkala secara rutin di jaringan bengkel resmi Wuling.
Selain itu, pemilik kendaraan juga harus mengikuti syarat dan ketentuan teknis yang berlaku. Kepatuhan terhadap prosedur perawatan ini menjadi faktor penting agar sisa garansi standar tetap dapat digunakan saat dibutuhkan.
Bagi konsumen, hal ini berarti riwayat servis menjadi aspek yang layak diperiksa sebelum membeli mobil listrik bekas. Catatan perawatan resmi dapat membantu memastikan bahwa kendaraan masih berada dalam koridor perlindungan yang ditetapkan pabrikan.
Situasi ini juga memberi pesan kepada pemilik pertama yang berencana menjual mobilnya. Nilai jual kendaraan bisa lebih mudah dijelaskan jika status sisa garansi standar, usia pakai, dan jarak tempuh disampaikan secara terbuka kepada calon pembeli.
Pada akhirnya, pembeli mobil listrik Wuling bekas tetap memiliki jaminan perlindungan, tetapi dalam batas garansi standar yang tersisa. Karena itu, calon konsumen perlu memahami sejak awal bahwa lifetime warranty berhenti pada pemilik pertama, sedangkan sisa garansi delapan tahun atau 120.000 kilometer tetap melekat pada unit kendaraan.
Source: www.suara.com








