Nio Main Brand Melesat Naik, Rata-Rata Transaksi Tembus 450 Ribu Yuan

Harga transaksi rata-rata mobil merek utama Nio sedang naik cepat dan kini menembus level yang biasanya dikaitkan dengan merek-merek premium mapan. Ma Lin, wakil presiden branding dan komunikasi Nio, mengatakan di Weibo bahwa rata-rata harga transaksi kendaraan merek utama Nio melampaui 450.000 yuan atau $66.330 pada pekan lalu.

Lonjakan itu penting karena Ma memberi sinyal bahwa angka tersebut sudah melewati sejumlah rival besar seperti Mercedes-Benz, BMW, Audi, dan Aito yang didukung Huawei. Di pasar kendaraan premium Tiongkok yang sangat kompetitif, capaian ini menunjukkan daya tarik merek Nio masih kuat meski persaingan terus menajam.

ES9 dan ES8 jadi pendorong utama

Kenaikan rata-rata harga transaksi terutama didorong oleh peluncuran SUV andalan baru, ES9. Penjualan ES8 yang tetap panas juga ikut menopang kenaikan tersebut.

ES9 dibanderol mulai 498.000 yuan termasuk paket baterai, sementara ES8 yang lebih dulu meluncur punya harga awal 406.800 yuan termasuk baterai. Dua model ini termasuk yang berharga paling tinggi di pasar Tiongkok, sehingga komposisi penjualan yang lebih berat ke keduanya otomatis mengerek rata-rata harga transaksi merek utama Nio.

Ma juga mengajak pengikutnya menebak rata-rata harga transaksi merek utama Nio untuk bulan Juni. Ia menyiapkan kotak hadiah Dragon Boat Festival untuk tiga penebak terdekat.

Permintaan ES9 dinilai jauh di atas ekspektasi

Kinerja pasar ES9 terlihat sangat menonjol. Ma sebelumnya mengatakan Nio akan mengirimkan ES9 unit ke-10.000 pada Juni, dan target itu disebut melampaui ekspektasi umum pasar.

Deutsche Bank menilai hal tersebut berarti Nio berpotensi mengirim sedikitnya 7.000 unit ES9 pada Juni. Angka itu lebih tinggi dari asumsi sebelumnya yang hanya 6.000 unit.

Bank tersebut juga memperkirakan ES9 sudah mengantongi lebih dari 25.000 pesanan yang tidak dapat dibatalkan. Kondisi itu membuat waktu tunggu pengiriman menjadi panjang.

Untuk varian dasar ES9, pelanggan harus menunggu sekitar 8 hingga 9 minggu. Sementara itu, varian kelas atas yang dilengkapi sistem suspensi SkyRide disebut memiliki waktu tunggu hingga 16 hingga 17 minggu.

Berdasarkan momentum tersebut, Deutsche Bank menaikkan proyeksi pengiriman ES9 sepanjang 2026 menjadi 56.000 unit.

ES8 masih menjaga laju penjualan

Selain ES9, ES8 juga tetap menjadi penopang penting bagi Nio. Co-founder sekaligus presiden Nio, Qin Lihong, mengatakan pada 5 Juni bahwa all-new ES8 diperkirakan mencapai pengiriman ke-120.000 dalam bulan ini.

Model itu mengirim 11.475 unit pada Mei dan menandai bulan ketujuh berturut-turut dengan volume di atas 10.000 unit. Tonggak 110.000 unit sendiri dicapai pada 23 Mei.

Secara keseluruhan, Nio mengirim 37.705 kendaraan pada Mei dan mencatat rekor pengiriman bulanan tertinggi sejauh ini pada tahun ini. Angka itu naik 62,3% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Untuk kuartal kedua, Nio menargetkan total pengiriman berada di kisaran 110.000 hingga 115.000 unit. Berdasarkan kinerja dua bulan pertama kuartal itu, pengiriman Juni diperkirakan mencapai 43.000 hingga 48.000 unit.

Dampak ke prospek laba dan margin

Di sisi keuangan, tim yang dipimpin analis Deutsche Bank Bin Wang memperkirakan Nio masih bisa mencatat profitabilitas non-GAAP pada kuartal kedua. Mereka memperkirakan laba bersih non-GAAP sekitar 180 juta yuan.

Bank itu menilai margin kotor yang stabil menjadi kunci proyeksi tersebut. Deutsche Bank juga menganggap panduan margin kendaraan kuartal kedua Nio di level 17% hingga 18% masih bisa dicapai.

Menurut bank itu, dukungan terbesar datang dari porsi penjualan model SUV bermargin tinggi seperti ES8 dan ES9 yang semakin besar. Dengan harga transaksi rata-rata merek utama yang naik cepat, Nio kini memiliki sinyal tambahan bahwa bauran produk premiumnya mulai berdampak langsung ke performa bisnis.

Source: cnevpost.com

Berita Terkait

Back to top button