
Persaingan Moto3 2026 berubah cukup tajam usai seri Hungaria di Sirkuit Balaton Park. Veda Ega Pratama yang sebelumnya berada di posisi ketiga klasemen kini turun ke urutan keenam setelah gagal menambah poin.
Penurunan itu terjadi di tengah akhir pekan yang sulit bagi pebalap Honda Team Asia tersebut. Veda finis di posisi ke-16, sehingga tetap bertahan dengan 71 poin dan tertinggal tipis dari para pesaing langsung di papan atas.
Di saat Veda kehilangan momentum, Máximo Quiles justru makin kukuh di puncak klasemen. Pebalap CFMOTO Gaviota Aspar Team itu meraih kemenangan di Moto3 Hungaria 2026 dan kini mengoleksi 170 poin.
Jarak Quiles dengan para rival terdekat kini terlihat cukup lebar. Álvaro Carpe menempati posisi kedua dengan 111 poin, sedangkan Marco Morelli berada di peringkat ketiga dengan 77 poin.
Persaingan di sekitar posisi Veda justru jauh lebih ketat. David Almansa menempati urutan keempat dengan 76 poin, Brian Uriarte di posisi kelima dengan 72 poin, dan Veda tepat di bawahnya dengan 71 poin.
Selisih satu poin antara Uriarte dan Veda menunjukkan betapa pentingnya hasil di Hungaria. Satu tambahan angka saja bisa memberi dampak besar terhadap posisi klasemen sementara.
Balapan yang merugikan Veda
Seri Hungaria menjadi tantangan tersendiri karena Balaton Park merupakan sirkuit baru bagi Veda pada musim ini. Adaptasi dengan lintasan yang belum familiar membuat tugasnya sudah berat sejak awal akhir pekan.
Situasi menjadi lebih sulit karena Veda juga harus menjalani hukuman long lap penalty saat balapan. Sanksi itu diberikan setelah ia dinilai menghalangi laju Ruche Moodley pada sesi kualifikasi Q2.
Kondisi tersebut membuat upaya Veda untuk bertarung di barisan depan tidak berjalan ideal. Meski begitu, pebalap asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu tetap mampu menunjukkan perjuangan sepanjang akhir pekan.
Hasil akhir balapan sempat membuka peluang bagi Veda untuk membawa pulang satu poin. Pada lap terakhir, terjadi insiden tabrakan beruntun yang melibatkan sejumlah pebalap di barisan depan, termasuk Uriarte, Muñoz, dan Carpe.
Dalam perkembangan awal, Veda berada di posisi ke-15 yang seharusnya memberinya satu poin. Namun situasi itu kemudian berubah setelah race director menetapkan insiden kecelakaan tersebut sebagai red flag.
Balapan lalu dihitung sampai lap ke-19. Keputusan itu membuat urutan akhir berubah, Veda turun ke posisi ke-16 dan kehilangan poin yang sempat berada dalam jangkauan.
Dampaknya terasa ganda bagi Veda. Ia bukan hanya gagal menambah angka, tetapi juga melihat Uriarte tetap mengamankan 13 poin meski sempat terjatuh dalam insiden tersebut.
Momentum yang terlepas
Sebelum balapan di Hungaria, Veda sebenarnya datang dengan situasi yang cukup menguntungkan di klasemen. Ia sempat merangsek ke posisi ketiga setelah rival dekatnya, Brian Uriarte, menerima diskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026.
Uriarte didiskualifikasi karena menggunakan oli yang tidak sesuai ketentuan. Kondisi itu membuka ruang besar bagi Veda untuk menjaga posisi di kelompok teratas klasemen sementara.
Veda juga sempat diuntungkan oleh hukuman yang diterima Adrián Fernández. MotoGP memutuskan membatalkan enam balapan Fernández karena mesin motor yang dipakai kedapatan telah dirusak segelnya.
Namun keuntungan tersebut tidak bisa dimaksimalkan di Balaton Park. Hasil tanpa poin membuat Veda justru tersalip kembali oleh beberapa nama di atasnya.
Dengan 71 poin, Veda kini berada sangat dekat dengan kelompok lima besar. Morelli hanya berjarak enam poin, Almansa unggul lima poin, dan Uriarte unggul satu poin dari pebalap Indonesia itu.
Artinya, perebutan posisi di belakang pemuncak klasemen masih sangat terbuka. Satu hasil kuat pada seri berikutnya bisa langsung mengangkat posisi Veda kembali ke papan atas.
Klasemen sementara usai Moto3 Hungaria 2026
Máximo Quiles memimpin klasemen dengan 170 poin. Posisi kedua ditempati Álvaro Carpe dengan 111 poin.
Marco Morelli berada di urutan ketiga dengan 77 poin. David Almansa menempel di posisi keempat dengan 76 poin.
Brian Uriarte menempati posisi kelima dengan 72 poin. Veda Ega Pratama berada di peringkat keenam dengan 71 poin.
Valentín Perrone ada di urutan ketujuh dengan 60 poin. David Muñoz menempati posisi kedelapan dengan 52 poin.
Guido Pini dan Hakim Danish sama-sama mengoleksi 48 poin di posisi kesembilan dan kesepuluh. Joel Esteban berada di posisi ke-11 dengan 44 poin, diikuti Adrián Cruces dengan 42 poin.
Matteo Bertelle mengumpulkan 37 poin di urutan ke-13. Rico Salmela dan Eddie O’Shea sama-sama mengoleksi 35 poin di posisi ke-14 dan ke-15.
Casey O’Gorman ada di urutan ke-16 dengan 34 poin. Jesús Ríos menempati posisi ke-17 dengan 24 poin, sedangkan Joel Kelso di peringkat ke-18 dengan 22 poin.
Scott Ogden mengoleksi 20 poin di urutan ke-19. Adrián Fernández berada di posisi ke-20 dengan 19 poin, sementara Ryusei Yamanaka ada di peringkat ke-21 dengan 11 poin.
Lennox Rammerstorfer menempati posisi ke-22 dengan empat poin. Máximo Uriarte berada di urutan ke-23 dengan tiga poin, diikuti Zen Mitani dan Cormac Buchanan yang sama-sama mengoleksi dua poin.
Ruche Moodley berada di posisi ke-26 dengan satu poin. Bagi Veda, ketatnya jarak di papan tengah atas membuat setiap seri berikutnya akan sangat menentukan arah persaingan musim ini.
Source: oto.detik.com








