Wuling Eksion PHEV muncul sebagai opsi menarik bagi keluarga yang suka menjelajah tanpa terlalu khawatir soal konsumsi energi. SUV tiga baris ini menawarkan kabin lapang, teknologi plug-in hybrid, dan kemampuan berkendara jarak jauh yang membuatnya relevan untuk kebutuhan harian sekaligus perjalanan luar kota.
Di pasar Jakarta, model ini hadir dalam dua varian, yaitu CE seharga Rp449 juta dan EX seharga Rp499 juta on the road Jakarta. Bagi yang ingin membelinya lewat kredit syariah, ada syarat uang muka minimal 20 persen, dengan simulasi yang bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan lembaga pembiayaan dan program promosi yang berlaku.
Cicilan bulanan yang paling ringan
Skema kredit syariah menunjukkan cicilan paling murah untuk Eksion PHEV CE ada di tenor 60 bulan, yakni Rp7.370.000 per bulan. Pada varian EX, angsuran terendah juga muncul di tenor yang sama, dengan nominal Rp8.191.000 per bulan.
Untuk tenor yang lebih pendek, cicilan bergerak naik cukup signifikan. Pada CE, angsuran mulai dari Rp30.598.000 per bulan untuk 12 bulan, lalu turun ke Rp15.799.000 pada 24 bulan, Rp11.089.000 pada 36 bulan, dan Rp8.720.000 pada 48 bulan.
Varian EX mengikuti pola serupa. Cicilan 12 bulan berada di Rp34.006.000 per bulan, kemudian Rp17.559.000 untuk 24 bulan, Rp12.324.000 untuk 36 bulan, dan Rp9.691.000 untuk 48 bulan.
Detail pembayaran pertama dan margin
Total pembayaran pertama dalam simulasi sudah mencakup DP nett, biaya administrasi, provisi, asuransi kombinasi, dan fidusia. Pada CE, pembayaran pertama dimulai dari Rp101.948.000 untuk tenor 12 bulan dan naik hingga Rp130.823.190 untuk tenor 60 bulan.
Pada EX, pembayaran pertama berada di Rp112.798.000 untuk tenor 12 bulan dan mencapai Rp141.156.170 pada tenor 60 bulan. Margin pada kedua varian juga sama di setiap tenor, mulai dari 2,22 persen untuk 12 bulan hingga 4,62 persen untuk 60 bulan.
Mesin hybrid dan tenaga gabungan
Eksion PHEV memakai mesin bensin 1.5 turbo yang dipadukan dengan motor listrik. Mengacu pada spesifikasi di Cina, tenaga gabungannya mencapai 78 kW atau 106 PS ditambah 150 kW atau 204 PS, dengan torsi 130 Nm dan 310 Nm.
Penggerak roda depan atau FWD dipilih untuk menjaga efisiensi sekaligus kenyamanan berkendara. Kombinasi ini membuat mobil tersebut tetap fleksibel untuk penggunaan harian tanpa terlalu sering bergantung pada pengisian bensin.
Layar besar dan fitur konektivitas
Di bagian kabin, Eksion PHEV mengandalkan layar sentuh 15,6 inci sebagai pusat kendali. Fitur ini terhubung dengan kamera mundur, sensor parkir, serta tampilan 360 derajat dan 180 derajat untuk membantu manuver.
Sektor hiburan juga dibuat cukup lengkap dengan sistem audio enam speaker, konektivitas Bluetooth, WiFi, dan car network. Paket ini memperkuat kesan modern yang dibawa model tersebut untuk mendukung mobilitas keluarga.
Paket keselamatan yang lengkap
Wuling membekali Eksion PHEV dengan ADAS yang mencakup AEB, FCW, dan LDW. Selain itu, ada fitur standar seperti ESC, ABS, EBD, TCS, dan TPMS.
Perlindungan penumpang diperkuat dengan airbag lengkap, termasuk side curtain. Fitur perintah suara berbahasa Indonesia atau WIND juga disebut sangat mungkin dipasang untuk memudahkan penggunaan sehari-hari.
Nama Eksion sendiri berasal dari kata “action”, yang dimaknai sebagai dorongan untuk terus bergerak dan menjelajah destinasi baru. Karakter itu sejalan dengan posisinya sebagai mobilitas modern untuk keluarga yang ingin tetap aktif mengeksplorasi berbagai rute tanpa kehilangan kenyamanan dan efisiensi.
Source: www.oto.com