Ducati XDiavel V4 Lawan Rocket 3 Storm R, Ringan dan Lincah vs Torsi Monster

Di segmen power cruiser premium, Ducati XDiavel V4 dan Triumph Rocket 3 Storm R tampil sebagai dua motor besar dengan karakter yang hampir berlawanan. Satu membawa rasa sport cruiser Italia yang tajam, sementara yang lain mengusung muscle cruiser Inggris dengan fokus pada dorongan torsi brutal.

Perbandingan keduanya menarik karena sama-sama menawarkan performa tinggi, tetapi cara menyajikannya berbeda jauh. XDiavel V4 menonjol lewat kelincahan dan aura superbike, sedangkan Rocket 3 Storm R mengandalkan mesin raksasa dan sensasi akselerasi yang sulit ditandingi.

Dua filosofi besar di kelas cruiser premium

Ducati XDiavel V4 memakai mesin V4 Granturismo 1.158cc 16-klep berpendingin cairan. Tenaganya mencapai 168 hp pada 10.750 rpm dengan torsi 126 Nm pada 7.500 rpm.

Karakter mesin ini tetap terasa khas Ducati karena halus, responsif, dan sanggup berputar tinggi. Saat putaran naik, XDiavel V4 lebih terasa seperti naked bike berperforma tinggi ketimbang cruiser tradisional.

Triumph Rocket 3 Storm R mengambil jalur yang sangat berbeda. Motor ini memakai mesin 3 silinder segaris 2.458cc DOHC 12-klep berpendingin cairan, yang disebut sebagai mesin produksi massal terbesar di dunia motor saat ini.

Outputnya mencapai 181 hp pada 7.000 rpm dan torsi 225 Nm pada 4.000 rpm. Angka torsi ini jauh melampaui banyak superbike modern dan menjadi daya tarik utama Rocket 3 Storm R.

Perbedaan rasa berkendara yang sangat jelas

Dari sisi bobot, XDiavel V4 berada di angka 229 kg, jauh lebih ringan dibanding Rocket 3 Storm R yang berbobot 317 kg. Selisih ini membuat Ducati terasa lebih lincah dan lebih mudah diajak bermanuver di jalan berliku.

Rocket 3 Storm R tetap punya handling yang baik berkat rangka aluminium dan suspensi Showa premium. Meski begitu, motor ini tetap terasa lebih besar dan lebih berat ketika diajak bergerak cepat.

Desain keduanya juga langsung menunjukkan identitas masing-masing. XDiavel V4 tampil elegan sekaligus agresif dengan siluet panjang, roda belakang besar, dan detail khas Italia.

Rocket 3 Storm R justru menonjol lewat kesan monster jalan raya. Tangki yang besar, ban belakang raksasa, dan proporsi masif membuatnya terlihat seperti muscle bike murni.

Fitur elektronik dan posisi harga

Ducati membekali XDiavel V4 dengan paket elektronik yang sangat lengkap untuk kelas cruiser. Fiturnya mencakup Cornering ABS, Traction Control, Wheelie Control, Launch Control, Riding Mode, Quickshifter, dan TFT display.

Triumph juga tidak kalah serius dalam soal perlengkapan. Rocket 3 Storm R membawa Riding Mode, Traction Control, Cornering ABS, Cruise Control, TFT Display, dan Keyless System.

Soal kapasitas tangki, XDiavel V4 memiliki 20 liter bahan bakar. Rocket 3 Storm R membawa tangki 18 liter, sementara keunggulan utamanya tetap berada pada karakter mesin dan dorongan torsinya.

Di pasar, Rocket 3 Storm R dibanderol mulai 26.695 USD atau sekitar Rp 483 jutaan. XDiavel V4 lebih mahal, dengan harga mulai 28.995 USD atau sekitar Rp 524,7 jutaan.

Mana yang lebih menonjol?

XDiavel V4 cocok untuk pengendara yang mencari power cruiser premium dengan rasa sporty dan handling yang lebih ringan. Motor ini menggabungkan performa tinggi, elektronik canggih, dan desain eksotis khas Ducati.

Rocket 3 Storm R lebih cocok untuk pembeli yang mengejar sensasi torsi besar dan karakter mesin yang unik. Di antara keduanya, Triumph menonjol pada angka dorongan mesin, sementara Ducati unggul pada kelincahan dan pendekatan berkendara yang lebih mendekati motor performa tinggi.

Source: ridertua.com
Exit mobile version