
Di pasar mobil bekas, dua MPV Toyota masih jadi incaran utama pembeli yang mencari kombinasi nama besar, ketersediaan unit, dan nilai jual kembali yang kuat. Kijang Innova dan Avanza sama-sama menonjol karena permintaannya tetap tinggi, meski keduanya bermain di kelas yang berbeda.
Kekuatan dua model itu bukan hanya terlihat di pasar mobil baru, tetapi juga di mobkas. Innova dan Avanza punya reputasi sebagai mobil keluarga yang mudah diterima pasar, sehingga unit sekennya tetap cepat dilirik.
Kijang Innova masih dominan
Kijang Innova tetap menjadi salah satu model paling menarik di pasar mobil bekas, baik untuk varian Zenix maupun Reborn. Zenix bekas banyak diburu karena harganya lebih murah daripada unit baru, sementara sebagian konsumen memilihnya karena tidak ingin menunggu unit datang terlalu lama.
Innova Reborn juga tetap kuat peminatnya meski modelnya masih diproduksi. Statusnya sebagai satu-satunya MPV diesel yang bertahan di Indonesia membuat model ini punya ceruk pasar sendiri di mobkas.
Kedua model itu sama-sama memiliki nilai jual kembali yang cukup baik. Harga di pasar mobil bekas untuk keduanya masih berada di kisaran lebih dari Rp 300 jutaan.
Avanza tetap jadi rujukan di low MPV
Avanza juga masuk daftar mobil bekas Toyota yang paling banyak dicari. Nilai jualnya masih cukup bagus, bahkan bisa mencapai Rp 200 juta atau lebih, tergantung kondisi dan variannya.
Di segmen low MPV, Avanza masih memimpin dan mencatat hasil penjualan yang memuaskan dalam beberapa tahun terakhir. Model ini juga mampu menahan gempuran kompetitor seperti Mitsubishi Xpander yang sempat sempat mengunggulinya sejak meluncur hampir satu dekade lalu.
Meski penyegarannya tidak sering, minat terhadap Avanza tidak ikut turun. Penjualannya disebut tetap stabil dan bahkan kerap kembali ke posisi nomor satu tiap bulan.
Alasan pasar mobkas tetap ramah untuk MPV Toyota
Permintaan tinggi terhadap MPV bekas tidak lepas dari karakter mobilnya yang serbaguna. MPV seperti Avanza dan Innova disukai karena bisa mengangkut banyak penumpang sekaligus barang dengan harga yang masih terjangkau di pasar seken.
Faktor harga juga sangat berpengaruh pada minat pembeli. Unit bekas memberi opsi yang lebih ringan dibandingkan membeli baru, terutama untuk Innova dan Avanza yang sama-sama dikenal memiliki daya tahan nama pasar yang kuat.
SUV juga ikut laku, tapi MPV lebih dominan
Selain MPV, SUV bekas juga punya banyak peminat, walau jumlahnya tidak sebanyak MPV. Toyota Rush dan Fortuner termasuk model yang cukup digemari di pasar mobkas Indonesia.
Fortuner bekas banyak dicari karena harganya jauh lebih murah dibandingkan unit baru, yang di pasar resminya bisa dibanderol lebih dari Rp 700 jutaan tergantung varian. Namun, karakter permintaan MPV tetap lebih besar karena kebutuhan keluarga dan daya angkutnya masih menjadi alasan utama pembelian.
Harga jual kembali mobil bekas memang dipengaruhi jenis mobil dan kondisinya. Mobil tahun baru yang mulus biasanya punya harga lebih tinggi, tetapi tetap tidak setara dengan harga baru di dealer resmi.
Di sisi lain, mobil ramah lingkungan seperti BEV disebut cenderung mengalami penurunan harga lebih besar setelah masuk pasar bekas. Kondisi itu membuat MPV Toyota dengan reputasi kuat seperti Innova dan Avanza tetap lebih aman di mata banyak pembeli mobkas.
Source: ridertua.com








