Brixton G400T muncul sebagai salah satu sorotan di MForce Motor Show 2026 karena tampil beda dari skutik premium pada umumnya. Motor ini memadukan bodi bongsor bergaya maxi scooter dengan kaki-kaki yang justru mengarah ke karakter motor petualang.
Daya tarik utamanya bukan hanya ukuran bodi atau aura premium yang dibawa. Yang membuatnya menonjol adalah kombinasi wajah depan yang mengingatkan pada Yamaha TMax dengan velg jari-jari dan suspensi depan upside down, konfigurasi yang jarang ditemui di kelas ini.
Secara visual, fascia depan G400T tampil tajam dan agresif. Lampu Dual LED, windshield berukuran besar, serta lekukan bodi yang serba menyudut membentuk kesan gagah sejak pandangan pertama.
Nuansa premium paling terasa pada area depan hingga tengah bodi. Banyak pengamat menilai bagian ini memancarkan aura yang dekat dengan Yamaha TMax 560, salah satu nama besar di segmen skutik besar.
Namun karakter G400T tidak berhenti sebagai skutik aspal biasa. Justru pada sektor kaki-kaki, motor ini mengambil jalur yang berbeda dari pakem mayoritas maxi-skuter.
Di segmen yang umumnya mengandalkan velg cast wheel dan suspensi teleskopik konvensional, Brixton memilih paket yang lebih berani. G400T dibekali velg jari-jari bercat emas yang mencolok dan suspensi depan model USD yang membuat tampilan roda depan terlihat padat serta kekar.
Pilihan ini memberi identitas visual yang kuat. Bodi atasnya tetap terasa cocok untuk penggunaan jalan raya dan touring, tetapi area bawahnya menyampaikan kesan siap menghadapi permukaan jalan yang lebih menantang.
Kesan itu diperkuat oleh pengereman depan yang sudah memakai dual disc brake. Sistem ini juga telah dipadukan dengan ABS untuk mendukung kontrol yang lebih baik.
Perpaduan tersebut membuat G400T terasa seperti skutik premium yang tidak sepenuhnya tunduk pada formula lama. Ia mencoba menggabungkan kepraktisan skuter dengan bahasa desain adventure yang sedang diminati.
Laman 2banh.vn menyoroti hal ini sebagai sisi paling menarik dari motor tersebut. Menurut pengamatan mereka, G400T menghadirkan kombinasi bodi skutik untuk aspal dengan konfigurasi sasis dan suspensi yang membuat tampilannya berbeda dari kebanyakan rival di kelas yang sama.
Mesin dan platform
Di balik tampilannya, G400T juga menyimpan detail teknis yang menarik. Emblem QJMotor yang terlihat di area blok CVT mengindikasikan adanya penggunaan platform mesin dari pabrikan otomotif asal Tiongkok tersebut.
Kubikasi mesinnya diperkirakan berada di rentang 350cc hingga 400cc. Dengan kapasitas sebesar itu, G400T ditempatkan sebagai pemain yang siap bersaing di kelas skutik premium menengah ke atas.
Informasi ini juga memperkuat posisi G400T bukan sekadar motor pamer desain. Skutik ini disiapkan dengan basis mesin yang sesuai untuk mendukung bodi besar dan orientasi jarak jauh.
Fitur yang dibawa
Brixton tidak hanya menonjolkan desain luar. G400T juga datang dengan daftar fitur yang tergolong lengkap untuk kebutuhan berkendara modern dan touring.
Motor ini disebut sudah memakai sistem keyless. Selain itu tersedia layar TFT full color, port pengisian daya USB, laci penyimpanan depan, dan sistem pencahayaan full LED.
Satu fitur yang paling mencuri perhatian adalah dashcam terintegrasi bawaan pabrik. Kelengkapan ini masih terbilang langka pada sepeda motor, sehingga menjadi nilai jual yang kuat di tengah kebutuhan dokumentasi perjalanan dan aspek keamanan berkendara.
Dengan kombinasi fitur itu, G400T tidak hanya mengandalkan tampang. Brixton juga mencoba menawarkan pengalaman yang lebih lengkap bagi pengguna yang mencari skutik besar untuk penggunaan harian maupun perjalanan jauh.
Peluang ke pasar Indonesia
Sampai saat ini, Brixton belum mengumumkan rencana distribusi global G400T secara resmi. Hal itu wajar karena model ini baru pertama kali muncul di hadapan publik.
Meski begitu, peluangnya tetap menarik untuk dicermati, terutama di Asia Tenggara. Tren skutik bergaya adventure terus menguat dan membuka ruang bagi model dengan pendekatan desain seperti ini.
Untuk pasar Indonesia, tantangan utamanya ada pada kapasitas mesin. Jika ingin lebih kompetitif dan terhindar dari beban pajak barang mewah, motor seperti ini dinilai perlu hadir dengan penyesuaian ke 250cc.
Skenario itu menjadi penting karena G400T membawa konsep yang belum lazim. Wajah premium ala TMax dipadukan dengan kaki-kaki bergaya trabasan menciptakan paket yang berpotensi menarik perhatian konsumen yang ingin tampil beda tanpa meninggalkan kenyamanan khas maxi scooter.
Source: www.suara.com