Ducati Multistrada V4 RS 100 Bawa Warisan Pantah, Touring Rasa Superbike yang Sangat Eksklusif

Ducati kembali menonjolkan sisi historisnya lewat Multistrada V4 RS 100, sebuah edisi spesial yang masuk keluarga Collezione 100. Model ini tidak hanya mengejar kesan eksklusif, tetapi juga membawa napas sejarah Ducati 500 SL Pantah ke dalam motor sport touring modern.

Paling menarik, Ducati menggabungkan performa kelas superbike dengan tampilan yang terinspirasi motor klasik. Pendekatan itu membuat Multistrada V4 RS 100 tampil bukan sekadar sebagai varian khusus, melainkan sebagai perayaan identitas merek Italia tersebut.

Mesin tetap buas, basis tidak berubah

Di sektor dapur pacu, Ducati tidak mengubah mesin bawaan. Multistrada V4 RS 100 masih memakai Desmosedici Stradale V4 1.103cc 16-katup berpendingin cairan.

Mesin itu diklaim sanggup menghasilkan 180 hp pada 12.250 rpm dan torsi 118 Nm pada 9.500 rpm. Tenaga tersebut disalurkan lewat transmisi manual 6-percepatan.

Dengan konfigurasi seperti itu, motor ini tetap mempertahankan karakter performa tinggi yang sudah melekat pada keluarga RS. Di saat yang sama, bodi touring-nya menjaga fungsi harian dan perjalanan jarak jauh tetap relevan.

Livery Pantah jadi pusat perhatian

Daya tarik visual terbesar datang dari skema warna khusus yang dipakai Ducati. Multistrada V4 RS 100 hadir dengan kombinasi biru cerah agak silver, lalu dipertegas grafis merah dan biru.

Warna itu mengambil inspirasi dari Ducati 500 SL Pantah yang meluncur pada 1979. Pilihan tersebut terasa penting karena Pantah bukan model biasa dalam sejarah Ducati.

Ducati 500 SL Pantah dikenal sebagai motor revolusioner yang membawa mesin dan rangka baru menuju era modernisasi Borgo Panigale. Model itu juga menjadi Ducati pertama yang memakai jantung tanpa bevel gears, teknologi yang sebelumnya dipakai Ducati sejak 1955.

Jejak sejarah dari model legendaris

Pantah juga punya arti besar di sisi sasis. Model ini tercatat sebagai Ducati pertama yang memakai rangka teralis, lalu menjadi ikon karena bobotnya yang enteng dan mudah dikendarai.

Desain kotak-kotak khas motor 80-an turut memperkuat identitasnya. Gaya tersebut dirancang oleh Giorgetto Giugiaro, sosok desainer mobil legendaris yang ikut membentuk karakter visual motor ini.

Warisan itu kini dipindahkan ke Multistrada V4 RS 100 dalam bentuk bahasa desain yang lebih modern. Hasilnya adalah motor touring dengan cita rasa klasik yang tetap terasa tegas dan mahal.

Detail eksklusif untuk edisi Collezione 100

Sebagai model perayaan 100 tahun Ducati, Multistrada V4 RS 100 mendapat banyak sentuhan khusus. Joknya memakai bahan Alcantara dengan logo 100, sementara triple-clamp aluminium billet menerima plakat bronze dengan ukiran nomor seri tiap unit.

Bagian tutup tangki dan kaliper rem juga mendapat warna Centenary Bronze, khas seri Collezione 100. Ducati bahkan memasang kopling kering atau dry-clutch, lengkap dengan cover serat karbon dan sejumlah komponen karbon lain.

Paket yang dibawa tidak berhenti di motor saja. Pemilik juga mendapat helm, jaket, paddock, cover motor, sertifikat, dan peti kayu khusus sebagai bagian dari paket eksklusifnya.

Sport touring premium dengan identitas kuat

Ducati menempatkan Multistrada V4 RS 100 sebagai motor sport touring yang mengusung performa superbike. Konsep itu membuatnya berbeda dari motor touring umum, karena fokusnya tetap tertuju pada tenaga, karakter mesin, dan nuansa emosional.

Pada saat yang sama, elemen klasik dari 500 SL Pantah memberi lapisan cerita yang kuat. Kombinasi sejarah, performa, dan detail premium inilah yang membuat Multistrada V4 RS 100 tampil sebagai salah satu model paling istimewa dalam jajaran Ducati saat ini.

Source: ridertua.com

Berita Terkait

Back to top button