Texas semakin dekat melewati California dalam penjualan mobil baru di Amerika Serikat. Pergeseran ini penting karena dua negara bagian itu sering menjadi penentu arah pasar otomotif nasional.
California memang masih berada di depan, tetapi selisihnya terus menipis. Pangsa penjualan light-vehicle California turun dari puncak 12,7 persen pada 2023 menjadi 11,4 persen tahun ini, sementara Texas naik dari titik terendah 9,3 persen pada 2019 menjadi 10,8 persen.
Jika tren ini berlanjut, Texas diperkirakan menambah sekitar 197.000 penjualan tahun ini dibanding rata-rata 2019. Di sisi lain, California diperkirakan kehilangan sekitar 158.000 penjualan, yang membuat jarak keduanya makin sempit dari bulan ke bulan.
Perubahan itu tidak lepas dari selera pasar di Texas yang kuat terhadap pickup truck. Menurut JD Power, dominasi pickup di negara bagian tersebut ikut mendorong rata-rata harga yang dibayar pembeli mobil baru.
Data JD Power juga menunjukkan Texas menjadi negara bagian dengan belanja konsumen terbesar untuk kendaraan baru di AS. Texas menyumbang 10,7 persen dari total belanja nasional, sementara California berada di 9,9 persen.
Komposisi model yang dibeli juga berbeda tajam. Pickup truck mencakup 27 persen penjualan di Texas, sedangkan di California porsinya hanya 17 persen.
California masih menjadi salah satu benteng terakhir bagi sedan. Namun, karena jumlah sedan baru terus berkurang di pasar, pembeli di sana diperkirakan perlahan akan bergeser ke SUV dan truk, mengikuti pola yang lebih dulu terlihat di Texas.
Menariknya, JD Power mencatat Texas termasuk sedikit pasar yang pangsa EV-nya tetap relatif stabil. Ini terjadi ketika permintaan kendaraan listrik melemah di sejumlah negara bagian lain.
Perbedaan besar juga terlihat pada cara pembeli membayar mobil. Di Texas, 69 persen pembeli membayar tunai atau mengatur pembiayaan di luar dealer.
Angka itu 23 persen lebih tinggi dibanding California, tempat leasing sangat populer dan menyumbang 30 persen dari transaksi kendaraan baru. JD Power menyebut kebijakan pajak Texas membuat leasing relatif lebih mahal, sehingga ikut menjelaskan kesenjangan tersebut.
Skema kredit di Texas juga cenderung lebih panjang. Menurut JD Power, tenor pinjaman di sana rata-rata 1,5 bulan lebih lama, sementara dealer memperoleh sekitar $2.200 pendapatan financing and insurance per kendaraan yang terjual.
Di California, angka itu sekitar $400 lebih rendah. Perbedaan ini menunjukkan bahwa pasar mobil baru di dua negara bagian terbesar itu tidak hanya bersaing dalam jumlah unit, tetapi juga dalam cara konsumen membiayai pembelian mereka.
Source: www.carscoops.com