Kenaikan harga Pertamax langsung terasa di kantong pemilik mobil keluarga. Untuk Hyundai Stargazer dan Suzuki Ertiga, biaya isi penuh kini menembus Rp650 ribu sampai Rp731 ribu, setelah harga Pertamax naik dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter.
Dampaknya tidak kecil bagi pengguna harian. Selisih biaya full tank kedua mobil itu kini bertambah sekitar Rp150 ribuan hingga Rp175 ribuan setiap kali pengisian dibanding saat harga Pertamax masih di level sebelumnya.
Hyundai Stargazer punya tangki bahan bakar 40 liter. Dengan harga Pertamax terbaru, biaya isi penuh mobil ini berada di kisaran Rp650.000.
Saat Pertamax masih Rp12.300 per liter pada Maret 2026, biaya full tank Stargazer hanya sekitar Rp492.000. Artinya, pemilik Stargazer perlu menyiapkan dana tambahan sekitar Rp158.000 untuk sekali isi penuh.
Stargazer tetap dikenal sebagai LMPV yang diminati keluarga Indonesia. Mobil ini menawarkan kabin lega, fitur Hyundai Bluelink, dan kenyamanan untuk perjalanan harian maupun mobilitas perkotaan.
Suzuki Ertiga ikut terdorong ke atas
Suzuki Ertiga memiliki kapasitas tangki 45 liter, lebih besar dari Stargazer. Dengan harga Pertamax terbaru, biaya full tank Ertiga kini mencapai sekitar Rp731.250.
Sebelumnya, pengisian penuh Ertiga hanya sekitar Rp555.750. Kenaikannya mencapai Rp175.500 setiap kali full tank.
Ertiga masih punya daya tarik di kelas MPV. Mobil ini dikenal efisien bahan bakar, biaya perawatannya relatif terjangkau, dan didukung jaringan bengkel yang luas.
Dampak bulanan jadi semakin terasa
Jika pengisian penuh dilakukan empat kali dalam sebulan, tambahan biaya bisa menumpuk cepat. Beban ekstra itu bisa mencapai sekitar Rp600 ribu hingga Rp700 ribuan per bulan.
Angka tersebut terasa berat bagi pengguna yang setiap hari mengandalkan mobil pribadi. Kondisi ini juga menjadi tantangan tambahan bagi masyarakat kelas menengah yang tidak memenuhi syarat BBM bersubsidi dan harus memakai BBM non-subsidi seperti Pertamax.
Perubahan harga BBM akhirnya bukan hanya soal angka di papan pengumuman. Bagi pemilik Stargazer dan Ertiga, kenaikan Pertamax langsung mengubah biaya operasional harian menjadi lebih mahal dari sebelumnya.
Source: moladin.com